Dark/Light Mode

Mulai Besok, China Larang Power Bank Tak Bersertifikat Di Semua Pesawat Domestik

Jumat, 27 Juni 2025 18:44 WIB
Power bank, kerap dianggap memicu masalah karena dapat mengakibatkan kebakaran
Power bank, kerap dianggap memicu masalah karena dapat mengakibatkan kebakaran

RM.id  Rakyat Merdeka - China melarang power bank atau pengisi daya portabel yang tidak bersertifikat di semua rute penerbangan domestik, mulai Sabtu (28/6/2025) besok. Pengetatan aturan keselamatan ini diberlakukan, menyusul sejumlah insiden kebakaran di dalam pesawat, yang dipicu oleh power bank. Serta penarikan produk yang melibatkan merek-merek besar.

“Penumpang tidak akan diizinkan membawa power bank yang tidak memiliki tanda Sertifikasi Wajib China (CCC) resmi,” demikian keterangan Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) seperti dikutip Channel News Asia, Kamis (26/6/2025).

"Power bank dengan label CCC yang pudar atau tidak terbaca atau merupakan bagian dari penarikan produk juga akan dilarang," imbuh keterangan tersebut.

Baca juga : Kini, BRI Miliki 43 Lokasi Layanan Premium Tersebar Di Seluruh Indonesia

Berdasarkan aturan baru tersebut, power yang tidak bersertifikat CCC yang sah akan disita di bagian keamanan. Calon penumpang yang membawanya, ditolak naik pesawat.

China telah menginstruksikan maskapai penerbangan untuk meningkatkan kesadaran penumpang tentang risiko kebakaran terkait power bank. Sementara pihak bandara, diharuskan memperketat inspeksi.

Di samping itu, CAAC juga telah menyerukan peningkatan dalam pemasangan dan pemeliharaan fasilitas pengisian daya di terminal.

Baca juga : Setelah Edo, Giliran Ryan Kurnia Yang Tidak Lagi Berseragam Persib

CAAC mencatat, total penumpang pesawat domestik berjumlah 730 juta pada tahun 2024. Meski mayoritas penumpangnya merupakan warga China, sebagiannya merupakan pengunjung internasional yang bepergian di dalam negeri.

Sekadar mengingatkan, pada 31 Mei 2025, penerbangan China Southern Airlines dari Hangzhou ke Shenzhen terpaksa kembali 15 menit setelah lepas landas, setelah asap terdeteksi dari baterai kamera dan power bank milik penumpang.

Dua bulan sebelumnya, penerbangan Hong Kong Airlines dari Hangzhou ke Hong Kong terpaksa dialihkan ke Fuzhou, karena terjadi kebakaran di kompartemen atas. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh power bank.

Baca juga : Reforma Agraria Badan Bank Tanah Dimulai, Warga PPU Terima Sertifikat Hak Pakai

Beberapa maskapai penerbangan Asia, termasuk maskapai dari Singapura, Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong, telah melarang penggunaan power bank di dalam pesawat. Meski sebagian besar masih mengizinkannya untuk dibawa di bagasi kabin.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.