Dark/Light Mode

Pengunjung Nikmati Suasana Hutan Asli & Kuliner Nusantara

Paviliun Indonesia Jadi Primadona Osaka Expo

Senin, 30 Juni 2025 04:05 WIB
Pengunjung antre di depan Paviliun Indonesia di Osaka-Kansai Expo 2025, Jepang, Minggu (29/6/2025). (Foto Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)
Pengunjung antre di depan Paviliun Indonesia di Osaka-Kansai Expo 2025, Jepang, Minggu (29/6/2025). (Foto Larasati Dyah Utami/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Paviliun Indonesia sukses menjadi salah satu primadona di Osaka-Kansai Expo 2025. Ribuan pengunjung rela antre panjang untuk bisa masuk ke paviliun yang menyuguhkan hutan tropis asli Indonesia di pameran internasional di Yumeshima itu, pulau buatan di Teluk Osaka, Jepang, Minggu (29/6/2025).

Osaka Kansai Expo berlangsung dari 13 April hingga 13 Oktober 2025 menjadi ajang kolaborasi global untuk menampilkan inovasi, budaya, dan solusi bagi masa depan berkelanjutan. Pameran tersebut diikuti 158 negara dan 42 organisasi internasional, termasuk lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga Uni Eropa.

Baca juga : Dukung Gencatan Senjata Iran-Israel, Indonesia Harus Jadi Pioner Perdamaian

Indonesia berpartisipasi dalam acara bergengsi ini dengan Pavilun Indonesia mengusung tema Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future. Wartawan Rakyat Merdeka Larasati Dyah Utami bersama enam jurnalis negara Asia Tenggara, yakni dari Malaysia, Vietnam, Filipina, Thailand, Laos, dan Kamboja, berkesempatan melihat langsung booth Indonesia tersebut.

Memasuki area seluas sekitar lapangan futsal itu, sungguh merinding rasanya. Pasalnya, pengunjung disambut dengan booth desain kapal yang menghadirkan geografis Indonesia sebagai negara yang memiliki lebih dari 17.000 pulau. Booth Indonesia terasa lebih istimewa karena menghadirkan hutan asli hujan tropis dengan tanaman khas yang langka, kantong semar hidup.

Baca juga : Mencerdaskan Akal, Menguatkan Mental: Pendidikan Indonesia di Persimpangan Digital

Atmosfer hutan hujan tropis terasa memukau usai bertandang ke paviliun tetangga, dari India dan Australia. “Kami menghadirkan hutannya nyata. Pohon-pohon itu asli dari Indonesia, tidak ada seperti ini di paviliun lain. Jadi mereka tahu seperti ini rasanya bisa masuk hutan. Itu luar biasa bagi mereka karena ini terasa nyata,” terang Wakil Direktur Paviliun Indonesia Ahmad Dading Gunadi.

Dading mencatat, Paviliun Indonesia menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi sejak expo dibuka, April lalu. Pengunjung sudah tembus lebih dari satu juta orang. Rata-rata dikunjungi 16 ribu pengunjung per hari atau sekitar 14 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.