Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PM Thailand Paetongtarn Terpuruk, Desakan Mundur Menggema
Senin, 30 Juni 2025 07:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Popularitas Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra terjun menjadi 9,2 persen, di tengah adanya upaya memakzulkan PM perempuan 38 tahun itu.
Dilansir Bangkok Post, Minggu (29/6/2025), survei itu digelar National Institute of Development Administration (Nida) pada 19-25 Juni 2025. Hasilnya menunjukkan, dukungan masyarakat kepada putri mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra itu anjlok dari angka 30,9 persen pada Mei 2025 menjadi 9,2 persen pada 28 Juni 2025.
Baca juga : Paetongtarn Terancam Digusur & Ayahnya Diadili
Popularitas partainya, Partai Pheu Thai juga turun drastis dari 48 persen pada akhir 2024 menjadi 12 persen saja pada 28 Juni 2025.
Di saat popularitas Paetongtarn turun tajam, pemimpin oposisi Natthaphong Ruengpanyawut malah panen dukungan. Popularitasnya di posisi tertinggi dengan 31,48 persen dukungan responden.
Baca juga : Formula 1, Thailand Rogoh Rp 20 T Untuk Jadi Tuan Rumah
Diikuti mantan PM Thailand sekaligus purnawirawan militer Thailand Prayuth Chan Ocha dengan 12,72 persen. Sementara, mantan Menteri Dalam Negeri Thailand Anjtin Charvirakul mendapat 9,64 persen.
Survei ini mengambil sampel dari 2.500 responden di seluruh Negeri Gajah Putih dengan usia 18 tahun ke atas, atau sudah cukup umur untuk memilih.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya