Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Thailand Kembali Digoyang Badai Politik
Paetongtarn Terancam Digusur & Ayahnya Diadili
Sabtu, 28 Juni 2025 05:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Thailand Paetongtarn Shinawatra dan ayahnya, Thaksin Shinawatra, sedang digoyang. Kondisi ini membuat Thailand terancam badai politik.
PM Paetongtarn sedang menghadapi ancaman pemecatan dari jabatannya. Sementara Thaksin, yang merupakan mantan PM Thailand, akan diadili atas tuduhan lese-majeste (penghinaan terhadap kerajaan), pekan depan. Tak hanya itu, para aktivis mengancam akan melakukan protes massal di Negeri Gajah Putih tersebut.
Baca juga : Kembalikan 4 Pulau Aceh, Menko Polkam: Bentuk Penghormatan Terhadap Sejarah
Thaksin akan mulai diadili pada Selasa (1/7/2025) atas tuduhan menghina monarki. Thaksin tersandung kasus ini karena pernyataannya dalam wawancara dengan surat kabar Korea Selatan pada 2015.
Persidangan dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan. Putusan sidang diperkirakan keluar paling cepat satu bulan setelahnya. Jika terbukti bersalah, Thaksin bisa dihukum hingga 15 tahun penjara.
Baca juga : Terbaik LC, Dembele Dianggap Layak Jadi Pemain Terbaik Dunia
Sementara, PM Paetongtarn juga sedang pusing mempertahankan pemerintahannya. Koalisi pemerintahan Paetongtarn goyah setelah rekaman teleponnya dengan mantan PM Kamboja Hun Sen bocor ke publik, pekan lalu.
Dalam rekaman itu, Paetongtarn menyebut Hun Sen dengan panggilan akrab paman dan melontarkan komentar yang dianggap meremehkan militer Thailand. Kritikus menilai, dialog Paetongtarn tidak hanya menghina militer Thailand, tapi juga menunjukkan kedekatan yang berlebihan dengan pemimpin negara tetangga.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya