Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Kerja Sama Produktif Dua Negara
Ambil Langkah Beda, Rusia Akui Pemerintahan Taliban
Sabtu, 5 Juli 2025 04:05 WIB
Sebelumnya
Moskow menyebut penarikan pasukan AS sebagai kegagalan dan sejak itu mengubah pendekatannya terhadap Pemerintahan Taliban. Alih-alih mengisolasi, Rusia memandang Pemerintahan Taliban berpotensi sebagai rekan aliansi ekonomi dan sekutu dalam memerangi terorisme.
Baca juga : Retret Kepala Daerah: Energi Baru Menuju Pemerintahan Yang Efektif
Terutama dalam melawan kelompok Negara Islam Irak dan Syam atau ISIS-Khurasan (ISIS-K) yang aktif di Asia Tengah.
Baca juga : Teken Kerja Sama Dagang, Amerika-China Sudah Akur
Bahkan, Mahkamah Agung Rusia menghapus status Taliban dari daftar organisasi teroris pada April 2025.
Baca juga : Terima Kunjungan Menteri PKP, Airlangga Bahas Skema & Regulasi KUR Perumahan
Rusia juga mengundang delegasi Taliban ke forum ekonomi di Saint Petersburg, Rusia, pada 2022 dan 2024. Menlu Rusia Sergey Lavrov menyatakan, otoritas baru di Kabul adalah kenyataan dan meminta Moskow mengambil kebijakan luar negeri yang pragmatis
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya