Dark/Light Mode

Seskab Teddy Bicara Kehadiran Prabowo Di BRICS

“Dunia Makin Butuh Kehadiran Indonesia”

Rabu, 9 Juli 2025 07:55 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan di Rio de Janeiro, Brazil, Senin (7/7/2025). Foto: BPMI Setpres)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan di Rio de Janeiro, Brazil, Senin (7/7/2025). Foto: BPMI Setpres)

 Sebelumnya 
“Presiden menegaskan komitmen RI pada perdamaian dunia, dan pentingnya menolak standar ganda,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang turut mendampingi.

Tak hanya itu, Prabowo juga menghidupkan kembali Semangat Bandung 1955, sebuah nilai historis dari Konferensi Asia-Afrika (KAA) yang menolak dominasi blok besar dunia. Terutama dalam membela Palestina.

“Bapak Presiden menegaskan hubungan terhadap Palestina dan secara khusus untuk mengingatkan Bandung Spirit agar bisa dibawa dalam forum yang dilanjutkan dalam forum BRICS tersebut,” tegas Airlangga.

Baca juga : Mujiyono: Lakukan Dialog Dulu Dengan Pelaku Usaha

Pidato Prabowo soal Bandung Spirit langsung disambut Lula. Presiden Brazil menyebut BRICS sebagai perpanjangan dari gerakan non-blok yang dilahirkan dari KAA.

“BRICS adalah manifestasi dari Semangat Bandung. Kita menolak pembagian dunia oleh kekuatan besar,” tegas Lula.

Ia menambahkan, semangat yang lahir dari Indonesia itu kini jadi landasan moral BRICS dalam membangun tatanan global baru yang lebih multipolar dan setara.

Baca juga : Sutrisno Iwantoro: Kami Berharap CFN Dirancang Dengan Baik

Di hari kedua KTT, Prabowo memfokuskan sikap Indonesia pada dua isu strategis: perubahan iklim dan ketahanan kesehatan global. Menurut Wamenlu Arrmanatha Nasir, Prabowo menyampaikan komitmen RI terhadap transisi energi bersih dan penanganan perubahan iklim. Ini juga bagian dari persiapan menuju Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30) tahun depan.

“Presiden Prabowo tegas, Indonesia siap berperan besar melawan krisis iklim,” ujar Tata-sapaan Arrmanatha.

Selain itu, RI juga menyuarakan dukungan penuh terhadap peran WHO dalam memperkuat sistem kesehatan global. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.