Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sleeping Prince Pangeran Al Waleed Meninggal Dunia Setelah 20 Tahun Koma
Minggu, 20 Juli 2025 12:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pangeran Al Waleed bin Khalid bin Talal bin Abdulaziz Al Saud yang dikenal sebagai "Sleeping Prince" atau Pangeran Tidur, meninggal dunia dalam usia 36 tahun pada Sabtu (19/7/2025) setelah koma selama lebih dari 20 tahun.
Kabar duka ini disampaikan Pangeran Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud lewat platform X, @allah_cure_dede Sabtu (19/7/2025).
“Dengan hati yang percaya pada kehendak dan takdir Tuhan, serta dengan kesedihan dan kesedihan yang luar biasa, kami mengumumkan wafatnya ananda tercinta Pangeran Al Waleed bin Khalid bin Talal bin Abdulaziz Al Saud. Semoga Tuhan mengasihinya,” tulisnya dalam bahasa Arab.
Shalat jenazah untuk Pangeran Al Waleed digelar pada Minggu (20/7/2025). Untuk jemaah pria, dilaksanakan di Masjid Imam Turki bin Abdullah setelah shalat Ashar. Untuk wanita, di RS King Faisal setelah sholat Dzhuhur.
Baca juga : MK Tolak Uji Materi Larangan Rangkap Jabatan Wamen, Pemohon Meninggal Dunia
Melansir Gulf News, Pangeran Al Waleed yang lahir pada April 1990 merupakan putra tertua Pangeran Khaled bin Talal Al Saud, seorang bangsawan Saudi terkemuka serta keponakan miliarder Pangeran Al Waleed bin Talal.
Di usianya yang baru 15 tahun, saat belajar sebagai kadet militer di London, Pangeran Al Waleed mengalami kecelakaan lalu lintas tragis pada tahun 2005. Sehingga, dia mengalami cedera otak parah dan pendarahan internal.
Meski mendapatkan perawatan medis darurat dan bantuan dari dokter spesialis Amerika dan Spanyol, Pangeran Al Waleed tidak pernah sepenuhnya sadar.
Selama lebih dari 20 tahun, Pangeran Al Waleed berada dalam kondisi koma yang sebagian besar tidak responsif. Meski sesekali gerakan tak sadarnya memberikan harapan.
Baca juga : Senyum Anak Pengemudi Ojek Menerima Perlengkapan Sekolah Dari Pertamina
Ayahnya, Pangeran Khaled, secara terbuka menolak saran untuk mencabut alat bantu pernapasan. Dia berharap anaknya bisa pulih kembali. Namun, takdir berkata lain. Hari ini, ananda tercinta berpulang untuk selamanya.
Baca juga : Istri Tertinggal Di Pom Bensin, Suami Sadar Setelah 4 Jam
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya