Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Disemayamkan Di Gedung Pancasila
Beri Penghormatan Terakhir, Menlu Sugiono Jamin Pendidikan Anak-anak Zetro
Kamis, 11 September 2025 16:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) menyelenggarakan acara penghormatan terakhir kepada Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar RI (KBRI) Lima yang tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) di Peru. Jenazah Zetro disemayamkan di Gedung Pancasila, Kantor Kemlu RI, Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Acara ini dihadiri Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Sugiono yang mengucapkan bela sungkawa mewakili jajaran Kemlu RI.
Kepergian Zetro yang tragis menciptakan duka yang mendalam. Sugiono mengenang Penata Kanselerai KBRI Lima itu sebagai sosok yang berdedikasi dan selalu membawa keceriaan di lingkungan Kemlu maupun KBRI Lima.
"Mendiang merupakan seorang yang penuh integritas cermat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diembannya di bidang keuangan. Kepergian Mendiang Zetro merupakan sebuah kehilangan bagi Kementerian Luar Negeri terhadap sosok yang penuh dedikasi dan penuh integritas," kata Menlu Sugiono dalam pidatonya.
Pendidikan Anak-anak Zetro
Baca juga : MBG di Kota Bogor Sudah Penuhi Gizi, Juga Jadi Sarana Pendidikan Karakter
Hadir pada acara tersebut keluarga besar Zetro, termasuk ayah Zetro, Anton Purba dan istri Zetro Pricilia dan ketiga anak Zetro. Tak lupa, Sugiono mengapresiasi sosok Pricilia yang setia mendampingi almarhum selama 16 tahun bekerja di Kemlu RI. Kepada Priscilla, Sugiono berkomitmen untuk mengurus anak-anak Zetro.
"Kami sampaikan bahwa komitmen kami untuk bisa mengurus dan menyekolahkan anak-anak Ibu dan anak-anak mendiang akan kami laksanakan. Kami juga bersama-sama memohon agar kita semua diberi ketabahan, penghiburan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini," ujarnya.
Zetro menjadi korban penembakan OTK saat sedang bersepeda bersama istrinya pada 1 September 2025. Sugino mengapresiasi komitmen Pemerintah Peru untuk mengungkap kasus penembakan tersebut.
Dia juga mendorong Pemerintah Peru untuk memastikan keamanan dan keselamatan diplomat maupun staf Pemerintah Indonesia di Peru.
Baca juga : Gubernur Terpilih Bakal Merangkul Semua Pihak
"Kami sangat menghargainya, kami semua berharap bahwa masalah ini bisa diselesaikan dengan lancar dan tidak ada keraguan. Pemerintah Indonesia akan melakukan semua hal yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini," kata Menlu RI yang juga Sekretaris Jenderal Partai Gerindra.
Duta Besar (Dubes) Peru untuk Indonesia Luis Raul Tsuboyama Galvan menegaskan komitmen negaranya untuk mengusut tuntas kasus Zetro. Dia menambahkan, pihaknya telah mengambil langkah tambahan untuk memperkuat pengamanan di KBRI Lima dan melindungi seluruh staf.
Tak lupa, dia mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. "Presiden (Dina Boluarte) telah memerintahkan kepada otoritas terkait untuk melakukan penyelidikan dengan prioritas paling tinggi, transparan, dan penuh ketekunan, dengan tujuan mengidentifikasi serta membawa pihak yang bertanggung jawab ke pengadilan," ujar Galvan.
Jenazah Zetro dipulangkan dari Peru ke Indonesia pada Selasa (9/9/2025). Mendiang tiba di Terminal Kargo Jenazah Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten pada pukul 18.55 WIB. Pemulangan jenazah dilakukan dengan pesawat KLM Royal Dutch Airlines (KL 806 AMS-CGK).
Baca juga : Hukum Harus Jadi Pedang Keadilan yang Tak Pilih Kasih
Media lokal menyebut Zetro ditembak tiga kali beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince, Lima. Penata Kanselerai Muda itu sempat dibawa ke sebuah klinik. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya