Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Serukan Stop Genosida Di Gaza, Ribuan Rakyat Jerman Demo Dukung Palestina
Senin, 15 September 2025 05:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ribuan orang memadati kawasan ikonik Gerbang Brandenburg, di Berlin, Jerman, Sabtu (13/9/2025), dalam aksi unjuk rasa besar-besaran yang menyerukan diakhirinya kekerasan di Jalur Gaza, Palestina. Termasuk penghentian dukungan militer Jerman terhadap Ukraina.
Massa yang terdiri dari berbagai kelompok masyarakat dan aktivis, berkumpul di pusat Ibu Kota Jerman, membawa spanduk dan poster bertuliskan “Hentikan Genosida di Gaza” dan “Tidak untuk Senjata ke Ukraina”.
Seruan tersebut mencerminkan kekhawatiran publik terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah dan Eropa Timur.
Menurut data kepolisian Berlin, jumlah peserta aksi mencapai sekitar 12.000 orang. Namun Partai Bundnis Sahra Wagenknecht (BSW) memperkirakan jumlah peserta mencapai 20.000 orang.
Baca juga : Barisan Relawan Jokowi Dukung Prabowo-Gibran
“Ini salah satu unjuk rasa pro Palestina terbesar di Jerman dalam beberapa bulan terakhir,” bunyi pernyataan BSW, Sabtu (13/9/2025).
Marie Atwan (20), mahasiswa dari Hamburg, mengaku datang untuk menuntut penghentian total pengiriman senjata Jerman ke Israel.
“Tidak melarang penjualan senjata tersebut sama saja dengan mendukung genosida di Gaza,” protesnya, dilansir Kantor Berita Turki Anadolu, saat berkumpul bersama ribuan orang lain di Gerbang Brandenburg.
Meski aksi demonstrasi berlangsung damai, aparat tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Baca juga : Rakyat Tuntut Perubahan Bukan Sekadar Ganti Wajah
Elit Hadilovic (22) yang ikut dalam demonstrasi tersebut, mengatakan kepada AFP, dia terkejut dengan situasi di Gaza. Anak-anak tak berdosa sekarat dan menderita kelaparan.
Aksi ini menjadi salah satu bentuk solidaritas warga Jerman terhadap warga sipil yang terdampak konflik, sekaligus kritik terhadap kebijakan luar negeri Pemerintah yang dinilai memperburuk situasi kemanusiaan di kedua wilayah tersebut.
Sejarawan Israel Moshe Zuckerman berbicara dari panggung di Gerbang Brandenburg dan menyampaikan pidato di hadapan para pengunjuk rasa dari Tel Aviv, mengkritik aksi militer di Jalur Gaza. Salah satu pendiri dan bassis Pink Floyd, Roger Waters, juga bergabung dalam protes melalui tautan video.
Pada Agustus lalu, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengumumkan bahwa negaranya menunda semua penjualan senjata untuk Israel. Merz mengumumkan embargo senjata menyusul rencana Israel menaklukkan Kota Gaza pada Oktober nanti. Meski merasa bersalah atas insiden Holocaust dan menjadi pendukung Israel, kini Jerman makin kritis dengan setiap keputusan Tel Aviv yang makin tidak manusiawi. Termasuk Israel yang menegaskan bahwa mereka melakukan pembatasan bantuan kemanusiaan untuk membuat Hamas tak berdaya.
Baca juga : Ribuan Rakyat Prancis Desak Macron Lengser
Mengutip data dari kantor Perdana Menteri Israel, zionis mengklaim telah memfasilitasi masuknya jutaan ton bantuan ke Gaza sejak perang di sana dipicu serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan, lebih dari 64.000 orang di Jalur Gaza telah tewas atau diduga tewas dalam pertempuran sejauh ini. Israel telah menewaskan lebih dar
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya