Dark/Light Mode

Pidato Berapi-api Dukung Palestina

Prabowo Panen Tepuk Tangan Di Sidang PBB

Rabu, 24 September 2025 07:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto pidato berapi-api di Gedung Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2025). (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto pidato berapi-api di Gedung Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2025). (Foto: BPMI Setpres)

 Sebelumnya 
Mendengar seruan Prabowo, sejumlah delegasi tampak mengangguk dan memberikan tepuk tangan meriah. Tidak kurang dari tujuh kali para delegasi kompak memberikan applause kepada Prabowo ketika menyoroti isu kemerdekaan Palestina. 

“Satu-satunya solusi adalah solusi dua negara ini. Dua keturunan Abraham harus hidup dalam rekonsiliasi, kedamaian, dan harmoni. Arab, Yahudi, Muslim, Kristen, Hindu, Buddha, semua agama, kita harus hidup sebagai satu keluarga manusia,” lanjutnya, lugas. 

Kemudian, Prabowo mengibaratkan Palestina seperti Indonesia di periode kelam penjajahan. Kata Prabowo, penjajahan oleh Belanda dan Jepang membuat rakyat Indonesia menderita. 

“Negara saya telah merasakan penderitaan ini selama berabad-abad. Rakyat Indonesia hidup di bawah dominasi kolonial, penindasan dan perbudakan, kami diperlakukan lebih rendah dari anjing di Tanah Air kami sendiri,” kenangnya. 

Baca juga : Versi Pemerintah dan Polri, Dua Tim Reformasi Semangatnya Sama

Karena peristiwa ini, Prabowo mafhum betul pentingnya kemerdekaan bagi sebuah negara. Kemerdekaan dalam arti yang sesungguhnya, lahir maupun batin. “Kita tidak akan pernah lupa dan hari ini, kita tidak boleh diam sementara rakyat Palestina dirampas keadilan dan legitimasi yang sama di aula ini,” tekan Prabowo. 

Ia pun mengajak negara internasional melihat penderitaan rakyat Palestina yang terpampang jelas di depan mata. Jutaan warga Palestina, diakui Prabowo, menghadapi bahaya dan ancaman setiap harinya. 

“Mereka menghadapi kerusakan, bahaya, dan ancaman setiap harinya termasuk saat kita duduk di sini hari ini. Mereka semua menghadapi trauma, sekarat karena kelaparan. Adakah jawaban dari semua ini? Hadirin semua, kita harus beraksi,” seru Prabowo. 

Sebelumnya, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Solusi Dua Negara di Markas PBB, Prabowo kembali menegaskan posisi Indonesia. Kata Prabowo, dunia internasional harus mengedepankan prinsip perdamaian. Jangan ada lagi peperangan. “Kita harus mengakui Palestina sekarang. 

Baca juga : Saleh Partaonan Daulay: Kalau Berjalan Baik, Bisa Memperbaiki Daya Beli

Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita,” tegas Prabowo, Selasa (23/9/2025) dini hari WIB. 

Prabowo prihatin atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Di mana, ribuan warga sipil menjadi korban, perempuan maupun anak-anak. “Mereka kelaparan dan terbunuh di depan mata kita. Kita sepakat mengutuk segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa,” ungkapnya. 

Prabowo menyerukan pengakuan segera terhadap negara Palestina dan penghentian tragedi kemanusiaan di Gaza. 

“Kita harus menjamin kenegaraan bagi Palestina, tetapi Indonesia juga menyatakan akan mengakui Israel setelah terlebih dulu mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina. Indonesia akan mendukung semua jaminan bagi keamanan Israel,” janjinya. 

Baca juga : Mirah Sumirat: Kesejahteraan Pegawai Harusnya Bisa Terjamin

Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung solusi dua negara (two-state solution). Ketua Umum Partai Gerindra itu mendesak dunia internasional segera menghentikan bencana kemanusiaan di Palestina dan mengakhiri peperangan. 

“Prancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal dan banyak negara terkemuka lainnya di dunia telah mengambil langkah di sisi sejarah yang benar. Pengakuan negara Palestina adalah langkah yang benar di sisi sejarah yang benar,” cetus Prabowo. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.