Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia kembali dipercaya memimpin tiga agenda prioritas pada Pertemuan ke-6 Sub-Regional Meeting on Counter Terrorism and Transnational Security (SRM) yang digelar di Sydney, Australia, pada 22–23 September 2025.
"Pelaksanaan SRM ini penting untuk memperkuat solidaritas kawasan menghadapi tantangan keamanan bersama, mulai dari terorisme hingga kejahatan transnasional," ujar Sekretaris Kemenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan, selaku pimpinan Delegasi RI.
Baca juga : Gercin Indonesia Apresiasi TNI-Polri, Sigap Jaga Stabilitas Keamanan
Dalam forum yang diinisiasi bersama Indonesia dan Australia sejak 2017 itu, Indonesia dipercaya memimpin tiga isu besar, yaitu penanganan migrasi ireguler, penanggulangan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, serta keamanan siber dan perlindungan infrastruktur kritikal.
"Selain itu, pertemuan juga membahas isu strategis lain, termasuk keamanan maritim, kejahatan transnasional, dan stabilitas domestik di kawasan," tambah Hasan.
Baca juga : BRI Raih Peringkat Teratas Fortune Indonesia 100, Pimpin Industri Keuangan
Di sela pertemuan, Delegasi RI juga menggelar pertemuan bilateral dengan Australia, Filipina, dan Singapura. Topik yang dibahas antara lain pemberantasan narkoba, penipuan online, hingga kerja sama kepolisian dalam penegakan hukum terhadap buronan.
SRM ke-6 diikuti delapan negara, Australia, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, dan Thailand. Delegasi RI hadir bersama perwakilan kementerian/lembaga terkait, termasuk Kemlu, Polri, BSSN, BNPT, Bakamla, serta Perwakilan RI di Australia.
Baca juga : Kadin Yakin, Kondisi Keamanan Segera Stabil
"Indonesia akan terus berperan aktif dalam kerja sama regional. Hasil pertemuan ini akan segera kami tindaklanjuti agar selaras dengan kepentingan nasional sekaligus memperkuat stabilitas kawasan," pungkas Hasan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya