Dark/Light Mode

MK RI Briefing MK Uzbekistan Jelang Serah Terima Presidensi AACC

Selasa, 11 November 2025 21:39 WIB
Suasana rapat konsultasi Mahkamah Konstitusi RI dan Mahkamah Konstitusi Uzbekistan. (Foto: KBRI Tashkent)
Suasana rapat konsultasi Mahkamah Konstitusi RI dan Mahkamah Konstitusi Uzbekistan. (Foto: KBRI Tashkent)

Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2025, delegasi Mahkamah Konstitusi RI (MK RI) yang dipimpin Sekretaris Jenderal MK RI, Heru Setiawan, melakukan pertemuan dengan Ketua MK Uzbekistan, Mirzo Ulugbek Abdusalamov, beserta jajaran, di Kantor MK Uzbekistan, di Tashkent. 

Dalam pertemuan tersebut, pihak MK RI menyampaikan briefing kepada Ketua MK Uzbekistan beserta jajarannya mengenai peran dan posisi MK Uzbekistan yang dalam waktu dekat akan menerima Presidensi Assossiation of Asian Constitutional Courts and Equvalent Institutions (AACC) dari MK Thailand 

Selaku salah satu penggagas utama AACC bersama Korea Selatan, Uzbekistan, Mongolia, Malaysia, Filipina dan Thailand, selama ini Indonesia berperan sebagai sekretariat utama AACC yang saat ini beranggotakan 26 negara. 

Baca juga : Mendagri Tito Tekankan Peran Daerah Dalam Pemerataan Dokter Spesialis

Dari kiri: Sekjen MK RI Heru Setiawan, Ketua MK Uzbekistan Mirzo Ulugbek Abdusalomov, dan Duta Besar RI untuk Uzbekistan Siti Ruhaini Dzuhayatin. (Foto: KBRI Tashkent)

Pada pertemuan tersebut, pihak MK RI secara khusus menyampaikan dukungan politis dan kesiapan untuk melakukan asistensi teknis kepada MK Uzbekistan selama masa Presidensi AACC. 

Ketua MK Uzbekistan, Mirzo Ulugbek Abdusalamov, menyampaikan apresiasi kepada MK Indonesia atas kesiapan untuk memberikan dukungan substantif maupun teknis selama presidensi MK Uzbekistan pada periode 2025-2027. MK Uzbekistan akan berupaya terus memperkokoh peran dan posisi MK di negara-negara anggota AACC maupun di tingkat internasional. Kokohnya peran MK dinilai sebagai perwujudan supremasi hak-hak warga dan masyarakat. 

Baca juga : MUI Gandeng Muftyat Kazakhstan Kerja Sama Riset Hingga Garap Potensi AI

MK Uzbekistan juga menyampaikan harapan untuk dapat menarik minat MK dari sejumlah negara Asia seperti China dan Pakistan, untuk bergabung dalam AACC dan bersama-sama terus memperkuat posisi MK di Asia maupun dunia.

Duta Besar RI untuk Uzbekistan dan Kyrgyzstan, Siti Ruhaini Dzuhayatin, yang mendampingi delegasi MK RI dalam pertemuan tersebut, menegaskan Peran sentral MK RI dalam AACC makin meningkatkan marwah dan reputasi Indonesia di dunia internasional, khususnya di Uzbekistan. "Hal ini sungguh membanggakan, terlebih di momen yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan," ucapnya.

Pada pekan lalu, nama Indonesia juga bergaung kencang khususnya di Uzbekistan, saat Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai salah satu bahasa resmi sidang umum UNESCO di Samarkand.

"Peringatan Hari Pahlawan tahun ini dihiasi dengan kiprah MK RI di AACC yang menjadi perwujudan langkah nyata kita untuk terus bergerak melanjutkan perjuangan para pahlawan, dengan terus melambungkan reputasi Indonesia di kancah global," lanjut Dubes Ruhaini. 

Baca juga : Ketum MUI Dorong OKI Gandeng Barat Akhiri Genosida Gaza

Selain pertemuan dengan MK Uzbekistan, delegasi MK RI akan mengikuti rangkaian kegiatan penyerahan Presidensi AACC dari MK Thailand kepada MK Uzbekistan serta menghadiri Konferensi Internasional dengan tema "Current issues of constitutional reforms and development of the institution of constitutional control" yang diadakan dalam rangka peringatan 30 tahun berdirinya MK Uzbekistan.

Bharata
Bharata
Staf KBRI Tashkent

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.