Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Di sisi Israel, militer berdalih serangan dilakukan sebagai respons atas tembakan yang diarahkan kepada tentaranya, termasuk dari kawasan bawah tanah Rafah. Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menambahkan serangan dilakukan setelah seorang pejuang Hamas menyerang tentara Israel di area pendudukan.
“Sebagai tanggapan, Israel menghabisi lima pejuang senior Hamas,” katanya.
Menurut Gaza Government Media Office, sejak gencatan dimulai pada 10 Oktober 2025, Israel telah melakukan 497 pelanggaran yang menyebabkan 342 warga Palestina tewas, mayoritas anak-anak, perempuan, dan lansia. Israel juga masih membatasi ketat arus bantuan kemanusiaan dan pasokan medis, meski kewajiban tersebut tercantum dalam perjanjian.
Baca juga : NasDem Sumsel Tekankan Loyalitas Kader Dan Pengurus
Sejak Oktober 2023, serangan Israel dilaporkan telah merenggut hampir 70.000 nyawa warga Palestina dan melukai lebih dari 170.000, serta meratakan sebagian besar wilayah Gaza.
Melihat situasi yang kembali memburuk, Pemerintah Qatar—salah satu mediator gencatan senjata—langsung menyampaikan keprihatinan.
“Ini adalah eskalasi berbahaya yang dapat menjadi ancaman serius bagi kesepakatan gencatan senjata,” ujarnya dikutip AFP.
Baca juga : Jaga Kedaulatan Digital, Gerindra Berharap Regulasi AI Dikebut
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menyinggung konflik Gaza dalam sesi kedua KTT G20 di Johannesburg, Afrika Selatan. Ia mengajak, para pemimpin dunia untuk tidak menormalisasi penderitaan manusia yang sesungguhnya dapat dicegah.
“Kita melihat hal ini di Gaza, Ukraina, Sudan, dan Sahel, serta banyak wilayah lainnya, di mana konflik telah meruntuhkan rumah-rumah, merampas harapan, dan mata pencaharian masyarakat,” ujarnya.
Gibran menegaskan negara-negara G20 memiliki tanggung jawab moral untuk memberi contoh. Kata dia, pemimpin dunia tidak boleh membiarkan penderitaan manusia menjadi normal baru.
Baca juga : Pemerintah Luncurkan Diskon Transportasi Nataru, Ekonomi Kian Menggeliat
“Kita harus memastikan pertumbuhan dan ketahanan menjadi dua sisi mata uang yang sama, mendorong harapan, kemakmuran, dan keadilan bagi semua,” katanya. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya