Dark/Light Mode

MTCRC Perkuat Riset Pulau Kecil Lewat Workshop Pemetaan Lingkungan Laut

Rabu, 10 Desember 2025 22:58 WIB
Para VIP dalam Workshop IOC-WESTPAC UNESCO (Foto: Istimewa)
Para VIP dalam Workshop IOC-WESTPAC UNESCO (Foto: Istimewa)

Korea–Indonesia MTCRC, bekerja sama dengan Sub-Komisi Pasifik Barat dari Komisi Oseanografi Antar-Pemerintah (IOC-WESTPAC) UNESCO, menyelenggarakan lokakarya berjudul “Korea-Indonesia Small Island Sustainable Development and Marine Science International Workshop”. Acara ini merupakan sebuah inisiatif di bawah Korea–Indonesia Coastal Ocean Environment Survey Training (KICOEST) yang didukung UN Ocean Decade. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman terkait pemantauan dan pengelolaan pulau-pulau kecil berbasis pemantauan jarak jauh. Lokakarya ini menghadirkan para ahli dari Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan yang ahli dalam pemantauan jarak jauh, lingkungan pesisir, dan pengembangan pulau-pulau kecil.

Sambutan dari IOC Representative (foto: istimewa)

Baca juga : PetroChina Perkuat Efisiensi dan Keamanan Operasi Migas Jabung

Lokakarya ini merupakan bagian integral dari Proyek Penelitian dan Pengembangan Pulau-Pulau Kecil (SIRaD), sebuah inisiatif yang berfokus pada peningkatan kemampuan penelitian dan pengelolaan pulau-pulau kecil. Workshop ini merupakan kelanjutan dari program pelatihan sebelumnya, yang diselenggarakan secara intensif selama empat hari di Gedung KIOTEC Ancol dan Pulau Tidung, juga sebagai bagian dari wujud komitmennya dalam memperkuat ilmu kelautan dan pembangunan kapasitas, khususnya untuk keberlanjutan pulau-pulau kecil yang menghadapi tantangan lingkungan yang semakin meningkat akibat perluasan ekonomi dan perubahan terkait iklim.

Workshop yang berlangsung di Mövenpick Hotel, Jakarta Pusat, ini berfungsi sebagai forum bagi peserta dari dalam dan luar negeri, dengan total 100 peserta dari berbagai lembaga dan institusi. Acara ini juga menampilkan 10 pembicara ahli yang dibagi ke dalam tiga sesi, masing-masing dipimpin oleh moderator yang berpengalaman di bidangnya masing-masing. 

Baca juga : Jasa Raharja Perkuat Ketahanan Risiko Lewat Transformasi Human Capital

Workshop mencakup tiga sesi utama: pertama, Memahami Pulau-Pulau Kecil: Lingkungan Maritim, Kerangka Kebijakan, dan Peran SIRaD dalam Pengelolaan dan Pembangunan Berkelanjutan; kedua, Pemetaan Lingkungan Maritim: Aplikasi Penginderaan Jauh untuk Pulau-Pulau Kecil; dan ketiga, Menuju Pulau-Pulau Nol Karbon: Integrasi Pemetaan Lingkungan untuk Masa Depan Pulau yang Tahan Iklim.

Sesi diskusi (Foto: Istimewa)“Pemetaan lingkungan menggunakan teknologi penginderaan jauh memungkinkan kita untuk memantau perubahan ekosistem dan mendukung pengambilan keputusan yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi, lembaga-lembaga di seluruh Indonesia dan kawasan Pasifik Barat dapat membangun pemahaman bersama, menerapkan metodologi yang konsisten, dan memperkuat tata kelola berbasis ilmu pengetahuan,” ucap Wakil Ketua UNESCO-IOC dan juga manajer proyek KICOEST, Dr Park Hansan.

Baca juga : PetroChina Perkuat Efisiensi dan Keamanan Operasi Jabung

Terselenggaranya workshop ini menunjukkan suatu capaian penting dalam memperkuat kolaborasi ilmiah dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam menangani tantangan lingkungan yang dihadapi oleh pulau-pulau kecil terutama dalam mewujudkan pulau zero karbon. Upaya ini diharapkan dapat lebih mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, mendorong penelitian dan inovasi teknologi, serta berkontribusi pada keberlanjutan jangka panjang inisiatif SIRaD, memastikan kemajuan berkelanjutan dalam pengelolaan dan pengembangan pulau-pulau kecil. 

Foto bersama para peserta workshop (Foto: Istimewa)

Laila Nur Istiqomah
Laila Nur Istiqomah
General Affairs staff at MTCRC

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.