Dark/Light Mode

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat Di Turki

Rabu, 24 Desember 2025 07:33 WIB
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Mohammed Ali Ahmed Al- Haddad (kiri). (Foto: Kementerian Pertahanan Libya/Dokumen resmi via REUTERS)
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Mohammed Ali Ahmed Al- Haddad (kiri). (Foto: Kementerian Pertahanan Libya/Dokumen resmi via REUTERS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Staf Angkatan Darat Libya, Jenderal Mohammed al-Haddad dan empat stafnya dilaporkan tewas dalam kecelakaan pesawat jet Falcon 50 di dekat Ankara, Turki, Selasa (23/12/2025) malam.

Kabar duka ini telah dikonfirmasi Perdana Menteri (PM) Libya Abdul Hamid Dbeibeh. Dia menggambarkan, musibah itu sebagai suatu kehilangan tragis bagi bangsa, lembaga militer, dan seluruh rakyat Libya. 

Baca juga : DPR Ajak Umat Kristiani Berempati Atas Bencana Di Tanah Air

“Kita telah kehilangan orang-orang yang mengabdi kepada negara dengan tulus dan penuh dedikasi, serta menjadi contoh kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen nasional,” kata Dbeibeh dalam pernyataan resminya, seperti dikutip Anadolu, Rabu (26/12/2025).

Lepas Landas Dari Bandara Ankara 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Turki Ali Yerlikaya mengungkap, pesawat jet bisnis tipe Falcon 50 dengan nomor antrean 9H-DFJ yang ditumpangi Kepala Angkatan Darat Libya Mohammed al-Haddad, lepas landas dari Bandara Ankara Esenboga ke Tripoli pada Selasa (23/12/2025) pukul 20.10 waktu setempat. 

Baca juga : Menkeu Kendalikan APBN Dengan Tangan Dingin

Pesawat yang mengangkut lima penumpang - termasuk Kepala Staf Umum Libya Muhammed Ali Ahmed Al-Haddad - sempat mengabarkan pendaratan darurat, ketika berada di sekitar Haymana. Namun, saat dihubungi pada pukul 20.52, pesawat tersebut hilang kontak.

“Puing-puing pesawat yang lepas landas dari Bandara Ankara Esenboga ke Tripoli ditemukan gendarmerie (pasukan militer yang bertugas sebagai penegak hukum di wilayah sipil, khususnya di pedesaan dan kota kecil, Red) kami dalam radius 2 km di selatan Desa Kesikkavak di distrik Haymana,” beber Ali Yerlikaya via X, Rabu (24/12/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.