Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dubes Muhsin Syihab Jadi Host Dialog ASEAN Dengan Diplomat Magazine Canada
Jumat, 9 Januari 2026 06:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Para Duta Besar (Dubes) dan kepala perwakilan negara anggota Persekutuan Negara Asia Tenggara (ASEAN) di Ottawa, Kanada, melakukan dialog eksklusif dengan Pemimpin Redaksi Diplomat Magazine Canada, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ottawa ini diinisiasi Komisi Tinggi Malaysia dan difasilitasi Dubes RI untuk Kanada Muhsin Syihab.
Dikutip dari keterangan tertulis KBRI Ottawa, Kamis (8/1/2026), dialog tersebut menjadi sarana menyampaikan narasi kolektif ASEAN kepada publik Kanada, serta mendorong kerja sama yang lebih konkret antara ASEAN dan Kanada.
“Asia Tenggara bukan hanya kawasan yang relatif stabil, juga salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi dunia," ujar Dubes Muhsin.
Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Terpesona Film Dokumenter Bali Karya Seniman Kanada
Pendapatan Domestik Bruto (PDB) gabungan negara ASEAN mencapai 3,8 triliun dolar AS (Rp 63.900 triliun). Dengan status sebagai ekonomi terbesar ke-5 dunia, ASEAN menawarkan peluang kemitraan yang setara dan saling menguntungkan dengan Kanada.
Selain isu-isu ekonomi dan perdagangan, dibahas juga sentralitas ASEAN dalam aspek geopolitik dan stabilitas, serta hubungan antarmasyarakat.
Hal lain yang ditekankan para kepala perwakilan negara ASEAN, yaitu Asia Tenggara sebagai kawasan strategis di jantung Indo-Pasifik.
Para diplomat senior tersebut juga menekankan bahwa sentralitas ASEAN merupakan jangkar diplomasi kawasan yang menjaga ruang dialog yang inklusif, memperkuat kepercayaan, serta mendorong penyelesaian isu regional melalui pendekatan damai dan berbasis konsensus.
Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Jajaki Kerja Sama Dengan British Columbia
Dalam konteks hubungan bilateral Indonesia-Kanada, Dubes Muhsin menekankan tentang signifikansi dan strategisnya Indonesian-Canada Comprehensive Economic Partnership (ICA CEPA) dan Nota Kesepahaman Kerja Sama antara Kadin dan Business Council of Canada, yang ditandatangani pada 24 September 2025, di sela-sela lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Ottawa.
“Saya juga berharap komunitas bisnis di kedua negara dapat menerjemahkan kesepakatan tersebut dengan kerja sama konkret yang memberikan dampak positif," ungkapnya.
Tim redaksi Diplomat Magazine Canada secara aktif mengeksplorasi pandangan para Kepala Perwakilan mengenai dinamika strategis Indo-Pasifik, prioritas kerja sama ASEAN–Kanada, serta peluang konkret bagi pelaku usaha dan investor.
Terutama bagi investor di sektor pangan, energi, mineral kritis, ekonomi digital dan infrastruktur. Seiring kemungkinan terbentuknya Perjanjian Perdagangan Bebas antara ASEAN dan Kanada.
Baca juga : RI Teken Perjanjian Ekstradisi ASEAN, Menkum: Tak Ada Lagi Safe Haven
Diplomat Magazine Canada adalah majalah internasional yang berkantor di Ottawa. Basis pembacanya mencakup kalangan diplomat, pejabat Pemerintah Federal, anggota parlemen, pelaku usaha, akademisi, serta pengamat kebijakan luar negeri di Kanada.
Media ini dipandang sebagai wahana strategis dalam penyampaian pandangan diplomasi dan isu-isu hubungan internasional kepada pemangku kepentingan utama di Kanada.
KBRI Ottawa memfasilitasi kegiatan ini sebagai dukungan terhadap diplomasi kolektif ASEAN di Kanada, sekaligus memperluas komunikasi publik mengenai kontribusi ASEAN bagi stabilitas dan kemakmuran kawasan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya