Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hadiri Sidang DK PBB, Menlu Sugiono Suarakan Rekonstruksi Gaza
Selasa, 17 Februari 2026 11:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono melakukan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat, pada 16–18 Februari 2026. Agenda utama kunjungan ini adalah menghadiri pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang membahas situasi terkini di Timur Tengah.
Juru Bicara 2 Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl Mulachela, menyampaikan bahwa kehadiran Menlu dalam forum bertajuk “The situation in the Middle East, including the Palestinian question (MEPQ)” tersebut merupakan bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian global.
Baca juga : Indonesia Gabung Board of Peace, Menlu: Ini Konkret Dukung Kemerdekaan Palestina
"Kehadiran Menlu RI pada pertemuan DK PBB tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya perdamaian dan kemanusiaan, termasuk rekonstruksi dan pemulihan Gaza," ujar Nabyl dalam keterangannya, Selasa (17/2).
Nabyl menambahkan, dalam pertemuan tersebut Menlu Sugiono juga akan mengangkat isu partisipasi Indonesia dalam Board of Peace. Hal ini dinilai sebagai wujud konsistensi politik luar negeri bebas aktif RI yang berpihak secara nyata terhadap rakyat Palestina.
Baca juga : Hindari Macet, Pramono Imbau Warga Gunakan Transportasi Umum Saat Hujan
"Partisipasi Indonesia di Board of Peace merupakan wujud konsistensi politik luar negeri bebas aktif dalam mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sesuai Solusi Dua Negara," jelasnya.
Di sela-sela sidang DK PBB, Sugiono dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral strategis, termasuk dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Wakil Tetap Palestina untuk PBB Riyad Mansour.
Baca juga : Pegawai Pajak Di-OTT KPK, Menkeu Tak Akan Intervensi
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia akan membahas langkah konkret perjuangan Palestina sekaligus menyampaikan undangan resmi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 yang rencananya digelar di Jakarta pada April 2026 mendatang.
Selain itu, Menlu RI juga dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper selaku Presiden DK PBB periode Februari 2026. Keduanya akan membahas peran DK PBB dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah yang kini tengah bergejolak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya