Dark/Light Mode

Buntut Perang AS-Israel Vs Iran

Ribuan WNI Terjebak Tak Bisa Pulang Ke Tanah Air

Rabu, 4 Maret 2026 07:40 WIB
Ilustrasi, penumpang pesawat rute Internasional di Timur Tengah terdampak perang Iran vs Israel dibantu Amerika Serikat. (Foto: Dibuat oleh AI/Chatgpt)
Ilustrasi, penumpang pesawat rute Internasional di Timur Tengah terdampak perang Iran vs Israel dibantu Amerika Serikat. (Foto: Dibuat oleh AI/Chatgpt)

 Sebelumnya 
“Kita semua tidak bisa terbang, tidak bisa melanjutkan perjalanan,” katanya. 

Pemerintah tak tinggal diam. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memastikan manajemen krisis langsung diaktifkan sejak awal eskalasi konflik. Pemantauan dilakukan setiap hari bersama Kementerian Luar Negeri dan seluruh perwakilan RI di kawasan terdampak. 

“Negara tidak menunggu situasi memburuk,” tegasnya. 

Baca juga : Terkait Proyek Pengadaan, KPK OTT Bupati Pekalongan

Kementerian P2MI membentuk Tim Crisis Monitoring Geopolitik untuk memperbarui data pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk pemetaan zona berisiko tinggi. 

PMI diminta menjauhi lokasi konflik dan segera berpindah ke tempat aman bila diperlukan. Kanal pengaduan juga diperkuat, mulai dari laporan ancaman keamanan hingga permintaan repatriasi. 

Koordinasi intensif dilakukan dengan KBRI di Teheran, Riyadh, Doha, dan Abu Dhabi. Pemerintah juga menyiapkan berbagai skenario, termasuk simulasi evakuasi dan opsi penghentian sementara penempatan PMI ke wilayah berisiko. 

Baca juga : Serahkan SK Pengurus DPD, PAN Jambi Minta Kader Bermanfaat Bagi Rakyat

“Kami menyiapkan berbagai skenario berbasis informasi faktual dan prinsip kehati-hatian,” kata Mukhtarudin. 

WNI di Iran Masih Aman 

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat memastikan belum ada laporan WNI yang menjadi korban serangan. 

Data terakhir KBRI Teheran mencatat 329 WNI berada di Iran. Enam orang untuk sementara ditampung di kompleks KBRI demi alasan keamanan. 

Baca juga : Prabowo Simak Desakan MUI Soal Posisi RI Di BoP

“Sudah ada beberapa WNI yang kami tampung di KBRI seadanya demi keamanan. Jadi tidak harus karena ada ancaman langsung,” kata Roy, sapaan akrabnya. 

Meski situasi di Teheran masih dinamis dan ketegangan terasa, seluruh WNI dilaporkan dalam keadaan baik. KBRI mengimbau WNI membatasi aktivitas luar rumah, tidak terlibat demonstrasi, dan segera mencari perlindungan bila situasi memburuk. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.