Dark/Light Mode

Kantor PM Israel Tegaskan Benjamin Netanyahu Baik-baik Saja, Isu Tewas Hoaks

Minggu, 15 Maret 2026 21:20 WIB
Para pengguna media sosial heboh soal sebuah video yang diunggah dari akun X resmi Netanyahu menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan memperlihatkan enam jari tangannya. (Tangkapan layar | X/netanyahu)
Para pengguna media sosial heboh soal sebuah video yang diunggah dari akun X resmi Netanyahu menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan memperlihatkan enam jari tangannya. (Tangkapan layar | X/netanyahu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kantor Perdana Menteri Israel membantah keras kabar yang beredar di media sosial mengenai kematian Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Pihaknya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Dikutip dari kantor berita Turki, Anadolu Agency, Minggu (15/3/2026), Kantor PM Israel menyatakan bahwa klaim di media sosial yang menyebut Netanyahu tewas akibat serangan merupakan berita palsu. Mereka memastikan bahwa Netanyahu dalam kondisi baik.

“Itu adalah berita palsu; Perdana Menteri dalam keadaan baik-baik saja,” jawab kantor tersebut Sabtu (14/3/2026), menanggapi pertanyaan responden Anadolu mengenai kabar "Netanyahu telah dibunuh."

Baca juga : Kakorlantas Polri Sosialisasikan Keselamatan Mudik Lewat Lagu

Isu tersebut sebelumnya ramai beredar di berbagai platform media sosial. Sejumlah unggahan dan video bahkan menyebut Netanyahu telah dibunuh di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran.

Di tengah rumor itu, pengguna media sosial juga menyoroti sebuah video yang diunggah melalui akun resmi Netanyahu di platform X. Video itu dituding sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) karena terlihat memperlihatkan enam jari pada tangan Netanyahu.

Spekulasi semakin berkembang setelah putra Netanyahu, Yair Netanyahu, yang dikenal aktif di media sosial, disebut tidak mengunggah apa pun di akun X miliknya selama beberapa hari terakhir. Pengguna media sosial menilai, hal tersebut tidak biasa karena biasanya ia cukup aktif.

Baca juga : Resmikan Kantor DPW Baru, PSI Sulsel Tingkatkan Layanan Masyarakat

Rumor tersebut muncul di tengah memanasnya konflik di kawasan Asia Barat. Ketegangan meningkat setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang kemudian dibalas Negeri Mullah itu.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk, yang menurutnya menargetkan “aset militer AS.”

IRCC Terus Memburu Netanyahu

Sementara itu, pasukan elit Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), pada Minggu (15/3) menyatakan akan terus memburu Netanyahu.

Baca juga : Carlos Pena Targetkan Kebangkitan Persita Saat Jamu PSBS Biak

Melalui situs berita resminya, Sepah News, IRGC menyatakan bahwa jika Netanyahu masih hidup, pihaknya akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh.

Netanyahu Didesak Siaran Langsung

Sejumlah media berbahasa Ibrani mengatakan, anggota Kabinet Keamanan Israel dan beberapa pejabat di kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mendesak agar dia segera muncul secara langsung di hadapan publik. Demi meredam kabar kematiannya.

Penampilan langsung Netanyahu dinilai menjadi cara paling efektif untuk membantah berbagai klaim yang berkembang, sekaligus memberikan kepastian mengenai keberadaannya di tengah situasi keamanan kawasan yang masih memanas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.