Dark/Light Mode

Hemat BBM, Sri Lanka Terapkan 4 Hari Kerja, Rabu Libur

Selasa, 17 Maret 2026 12:24 WIB
Ilustrasi bendera Sri Lanka (Foto: Pexels)
Ilustrasi bendera Sri Lanka (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sri Lanka menetapkan hari Rabu sebagai hari libur nasional untuk menghemat bahan bakar, sebagai antisipasi kekurangan pasokan BBM di tengah konflik Timur Tengah. Harga minyak dunia yang melonjak setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel membombardir Iran pada 28 Februari 2026, kini berada di kisaran 100 dolar AS per barel.

"Kita harus bersiap menghadapi yang terburuk, tetapi berharap yang terbaik," kata Presiden Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayake dalam pertemuan darurat dengan para pejabat senior, seperti dikutip BBC, Senin (16/3/2026).

Sistem kerja empat hari seminggu yang baru di Sri Lanka juga akan berlaku untuk sekolah dan universitas. Namun, tidak mempengaruhi lembaga negara yang menyediakan layanan penting, seperti otoritas kesehatan dan imigrasi.

"Pihak berwenang memilih hari Rabu, bukan Jumat, sebagai hari libur tambahan agar kantor-kantor pemerintah tidak tutup selama tiga hari berturut-turut," ungkap sumber pemerintahan Sri Lanka. 

Pembatasan Bahan Bakar

Baca juga : Malam Ini, Borneo FC Siap Pangkas Jarak dari Persib

Sri Lanka kini juga membatasi penggunaan bahan bakar yang dapat dibeli masyarakat, dengan cara mewajibkan pengendara mendaftar Kartu Bahan Bakar Nasional. Mobil pribadi dijatah maksimal 15 liter dan sepeda motor 5 liter. 

Mekanisme penjatahan bahan bakar pertama kali diterapkan Sri Lanka pada tahun 2022, dalam krisis ekonomi terburuk yang menyebabkan negara tersebut kehabisan cadangan devisa dan tidak mampu mengimpor barang-barang penting, serta membeli bahan bakar yang cukup. 

Penghematan BBM di Asia Tenggara 

Sri Lanka bukanlah satu-satunya negara yang melakukan pembatasan bahan bakar. Berikut langkah konkret pembatasan bahan bakar yang dilakukan negara-negara Asia Tenggara, imbas konflik Timur Tengah:

Thailand

Pemerintah Thailand mendesak masyarakat untuk mengganti setelan jas dengan kaos lengan pendek untuk mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan.

Myanmar

Baca juga : Federico Barba Sebut Borneo FC Lebih Tertekan Hadapi Persib

Di negara ini, kendaraan pribadi hanya diperbolehkan beroperasi pada hari-hari berselang-seling, tergantung plat nomor kendaraannya.

Bangladesh

Pemerintah Bangladesh telah memajukan libur Ramadan di universitas, dan memberlakukan pemadaman listrik terencana di seluruh negeri untuk menghemat energi.

Filipina

Beberapa kantor pemerintahan di Filipina telah mewajibkan staf untuk bekerja dari rumah setidaknya satu hari dalam seminggu, sementara Presiden Ferdinand Marcos Jr. telah melarang perjalanan yang tidak penting di sektor publik.

Selain itu, Marcos juga mengumumkan bantuan tunai yang berkisar antara 3.000 - 5.000 peso atau sekitar Rp 850.000 - 1.400.000 kepada pengemudi becak, petani, dan nelayan untuk membantu mereka mengatasi kenaikan harga minyak.

Vietnam

Baca juga : Kementan Terus Stabilkan Harga Cabe Dan Bawang Merah Jelang Lebaran

Vietnam sangat mendorong warganya untuk lebih banyak tinggal di rumah guna menghemat bahan bakar. Kalaupun ke luar rumah, warga setempat diimbau untuk bersepeda, berbagi kendaraan, menggunakan transportasi umum, dan membatasi penggunaan kendaraan pribadi jika tidak diperlukan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.