Dark/Light Mode

Bocah 6 Tahun Ditinggal Di Hotel Selama 2 Pekan

Rabu, 1 April 2026 07:32 WIB
Foto ilustrasi bocah enam tahun sendirian di kamar hotel. (Foto: AI)
Foto ilustrasi bocah enam tahun sendirian di kamar hotel. (Foto: AI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun di Zhengzhou, China, ditinggal sendirian di kamar hotel selama lebih dari dua minggu oleh ibunya. Para staf hotel mengambil peran sebagai pengasuh, merawat anak tersebut layaknya keluarga sendiri.

Kisah ini menyentuh hati publik. Melansir South China Morning Post (SCMP), Kamis (31/3/2026), anak yang dipanggil Chengcheng itu awalnya menginap bersama ibunya yang berusia 25 tahun pada Februari lalu. Namun, sang ibu yang bermarga Yue tidak kembali ke hotel sejak Maret lalu tanpa meninggalkan kontak.

Selama lebih dari setengah bulan, Chengcheng hidup seorang diri di kamar hotel. Kesepian yang dialami bocah itu tergambar dari kesehariannya. Chengcheng kerap mengobrol dengan petugas kebersihan, meminta pelukan, hingga duduk meringkuk di dekat jendela sambil menatap ke luar.

Merasa iba, para staf hotel bergantian merawat Chengcheng. Mereka membelikan makanan dan buah, serta menemaninya setiap hari.

Baca juga : Lippo Cikarang: Karyawan Dipanggil Sebagai Saksi

Seorang petugas kebersihan bahkan menjadi sosok paling dekat. Wanita itu bertindak sebagai ibu pengganti yang rutin mengajaknya bermain dan berbincang.

Upaya pencarian terhadap Yue pun dilakukan. Staf hotel menyebarkan permintaan publik agar sang ibu kembali, sementara polisi dan petugas komunitas turut menelusuri asal-usul keluarga anak tersebut.

Hingga akhirnya, pada 24 Maret lalu, Yue kembali ke hotel. Dalam pertemuan itu, Yue menyampaikan permintaan maaf. Dia mengaku terpaksa meninggalkan anaknya karena sakit, takut menularkan infeksi.

Namun respons Chengcheng justru mengharukan. “Ibu, aku tidak menyalahkanmu. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Aku ini laki-laki kecil yang mandiri,” kata bocah itu.

Baca juga : Bahu Bermasalah, Vinales Menepi 2 Pekan

Yue menyadari kesalahannya dan berjanji akan bekerja keras, melunasi biaya hotel, serta membesarkan anaknya dengan baik.

“Awalnya kami semua membencimu. Kami hanya berharap kamu tidak akan meninggalkan Chengcheng lagi. Jika suatu hari kembali ke hotel, kamu bisa menginap gratis,” kata salah satu staf hotel mengungkapkan perasaan campur aduknya.

Media setempat menyebut, Yue berasal dari keluarga miskin dan memiliki adik penyandang disabilitas yang biaya pengobatannya mencapai lebih dari 100.000 yuan (sekitar Rp 225 juta).

Dia juga tidak menikah dengan ayah Chengcheng. Kondisi ini diduga menjadi tekanan besar dalam hidupnya.

Baca juga : KAI Logistik Catat Total Angkutan Hingga 5.740 Ton Selama Ramadan-Idul Fitri

Untuk sementara, Chengcheng ditempatkan di keluarga asuh oleh federasi perempuan setempat. Dia kini mulai bersekolah, meski harus masuk taman kanak-kanak karena belum pernah mengenyam pendidikan formal.

Secara hukum, tindakan Yue berpotensi melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak di China. Seorang pengacara menyatakan, dalam kasus serius, penelantaran anak dapat dikenai hukuman hingga lima tahun penjara.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 1 April 2026 dengan judul "Bocah 6 Tahun Ditinggal Di Hotel Selama 2 Pekan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.