Dark/Light Mode

Di Tengah Dentuman Bom

RS Anak Di Teheran Jaga Harapan Dan Senyuman

Sabtu, 4 April 2026 06:30 WIB
Tim medis di rumah sakit anak di Teheran, Iran, mengenakan kostum untuk menghibur anak-anak pada perayaan Sizdah Bedar, yaitu Hari Alam dalam kalender Persia, di tengah perang Iran melawan AS dan Israel, Kamis (2/4/2026). Photo Maziar Motamedia/Al-Jazeera
Tim medis di rumah sakit anak di Teheran, Iran, mengenakan kostum untuk menghibur anak-anak pada perayaan Sizdah Bedar, yaitu Hari Alam dalam kalender Persia, di tengah perang Iran melawan AS dan Israel, Kamis (2/4/2026). Photo Maziar Motamedia/Al-Jazeera

 Sebelumnya 
Di tengah keterbatasan dan tekanan, para tenaga kesehatan juga menghadapi beban mental yang tidak ringan. Namun, mereka tetap bertahan.

“Kami akan terus menjalankan tugas untuk melayani masyarakat dan berusaha mengurangi penderitaan anak-anak,” kata Kavousi.

Dokter Zeynab Aalihaghi mengungkapkan, jumlah pasien di rumah sakit justru menurun sejak perang dimulai. Sebab, banyak orang tua memilih membawa anak mereka ke kota lain yang dianggap lebih aman.

Baca juga : Layanan Kesehatan & Atasi Bencana Tak Boleh Kendor

“Sebelumnya sekitar 400 anak dirawat di sini, sekarang kurang dari 100,” katanya.

Namun, tanda-tanda perubahan mulai terlihat karena keadaan darurat dalam beberapa hari terakhir.

Meski demikian, pihak rumah sakit merasa siap. Aalihaghi optimistis fasilitas ini mampu kembali ke kapasitas normal begitu situasi membaik.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Barcelona, Pemanasan Liga Champions

“Penerimaan pasien darurat kami meningkat selama dua hari terakhir. Ini berarti, kami akan mengalami lonjakan baru setelah liburan Nowruz,” tambahnya.

Perang Berlanjut

Perang antara Iran dengan AS dan Israel masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda berakhir dalam waktu dekat.

Baca juga : Charles Leclerc Blak-Blakan, Mesin Ferrari Masih Loyo!

Laporan The Guardian, Presiden AS Donald Trump menyatakan perang militer antara AS dan Iran mendekati penyelesaian karena sebagian besar tujuan militer telah dicapai. Tetapi pertempuran masih berlanjut dan AS terus menekan target-target Iran.

“AS belum menghancurkan apa yang tersisa di Iran. Jembatan selanjutnya, lalu Pembangkit Listrik,” tulis Trump di media sosial, Kamis (2/3/2026). LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 4 April 2026 dengan judul "Di Tengah Dentuman Bom RS Anak Di Teheran Jaga Harapan Dan Senyuman"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.