Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sekjen PBB: Gencatan Senjata AS-Iran Jalan Menuju Perdamaian Abadi
Rabu, 8 April 2026 14:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menyambut baik pengumuman gencatan senjata selama dua minggu oleh Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric, Guterres meminta semua pihak yang terlibat dalam konflik terbaru Timur Tengah, untuk mematuhi kewajiban di bawah hukum internasional dan mematuhi ketentuan gencatan senjata. Demi membuka jalan menuju perdamaian yang abadi dan komprehensif di wilayah tersebut.
"Mengakhiri permusuhan sangat dibutuhkan untuk melindungi kehidupan warga sipil dan meringankan penderitaan manusia," kata Guterres dalam pernyataan tersebut.
Baca juga : Pernyataan Resmi Iran Terkait Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz
"Saya menyampaikan penghargaan yang tulus atas upaya Pakistan dan negara-negara lain yang terlibat dalam memfasilitasi gencatan senjata," imbuhnya.
Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal Jean Arnault berada di wilayah tersebut, untuk mendukung upaya menuju perdamaian yang langgeng.
Penangguhan serangan selama dua minggu terhadap Iran, disampaikan Trump lewat postingan Truth Social.
Baca juga : China-Rusia Turun Gunung Redakan Perang Di Timteng
"Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir dari Pakistan meminta agar saya menahan kekuatan destruktif yang akan dikerahkan malam ini ke Iran. Jika Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN Selat Hormuz secara SEPENUHNYA, SEGERA, dan AMAN, saya setuju menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama periode dua minggu. Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua arah!" tulis Trump, Selasa (7/4/2026).
"Alasan untuk melakukan hal ini adalah karena kami telah memenuhi dan bahkan melampaui semua tujuan militer. Kami sudah sangat jauh dalam proses menuju kesepakatan definitif terkait PERDAMAIAN jangka panjang dengan Iran, serta PERDAMAIAN di Timur Tengah," imbuhnya.
Trump membeberkan, pihaknya telah menerima proposal 10 poin dari Iran. Dia meyakini, proposal tersebut merupakan dasar yang dapat dijalankan untuk negosiasi.
Baca juga : Semen Padang Terpuruk, Imran Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
"Hampir semua poin perselisihan di masa lalu telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran, namun periode dua minggu ini akan memungkinkan kesepakatan tersebut untuk difinalisasi dan diselesaikan," ujar Trump.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya