Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
FSAI 2026 Hadir Di 11 Kota
Kolaborasi Di Layar Lebar, RI-Australia Makin Mesra
Jumat, 24 April 2026 06:10 WIB
Sebelumnya
“Kalau tidak kenal, maka tidak sayang. Lewat festival ini, kita bisa saling mengenal, lalu membangun kolaborasi,” katanya.
Dia menegaskan, industri film memiliki potensi ekonomi besar. Mulai dari tiket hingga pengembangan Intellectual Property (IP).
“Film bukan hanya tontonan. Dari satu karya bisa lahir banyak turunan ekonomi. Ini yang harus kita dorong agar industri kreatif kita bisa go global,” ujarnya.
Baca juga : Fay Nabila, Bantah Bercerai Karena Mertua
Sementara, art supervisor film Jumbo Chris Lie mengatakan, keberhasilan film tersebut, yang meraih sekitar 10 juta penonton pada 2025, menjadi bukti potensi animasi nasional. “Film ini membuka mata banyak orang tentang potensi animasi Indonesia,” kata Chris.
Dia mengaku, pengalaman belajar di Australia memberinya banyak wawasan baru dalam produksi film. “Saya belajar banyak dari praktisi dan akademisi di sana. Itu sangat membantu saya untuk berkembang dan berkarya lebih baik di Indonesia,” ujarnya.
Chris optimistis FSAI akan memperkuat kolaborasi kedua negara. “Dengan adanya FSAI, saya yakin kolaborasi antara Indonesia dan Australia akan semakin kuat,” pungkasnya.
Baca juga : Purbaya: Kondisi Keuangan Aman, Kita Tak Butuh Utang IMF Dan Bank Dunia
Konferensi pers ditutup dengan pemutaran film Kangaroo. Selain itu, film Australia lain yang akan ditampilkan antara lain 200% Wolf, The Force of Nature, Dangerous Animals, dan Beyond The Reef.
Seluruh pemutaran film dalam FSAI 2026 gratis, namun dengan kuota terbatas. Penonton diimbau segera mendaftar melalui laman resmi festival. LDU
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Jumat, 24 April 2026 dengan judul "FSAI 2026 Hadir Di 11 Kota Kolaborasi Di Layar Lebar, RI-Australia Makin Mesra"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya