Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pria keturunan Kongo-Prancis bernama Guy Goma mendatangi gedung BBC di London, Inggris. Dia dijadwalkan wawancara untuk posisi data specialist. Bukannya dipanggil ke ruang penerimaan pegawai, Goma justru diminta mengikuti produser acara BBC News 24 menuju ruang siaran.
Baru duduk, tiba-tiba presenter acara Karen Bowerman langsung membuka acara dan semua kamera pun menyala untuk acara live.
Produser menyangka Guy Goma adalah pakar Information Technology (IT) untuk narasumber acara, Guy Kewney. Goma pun bingung. Namun dia berusaha tidak panik.
Baca juga : Ditegaskan Gerindra: KUHAP Baru Perkuat Perlindungan Hak Warga
Meski jawabannya tidak nyambung, Goma berupaya menjawab pertanyaan si presenter dengan kalem. Insiden ini terjadi 8 Mei 2006.
20 tahun kemudian, Goma kembali dicari pewarta yang penasaran dengan insiden tersebut. Kepada CBS, Sabtu (9/5/2026), Goma membagikan kenangan tersebut.
“Saya berusaha tenang supaya pembawa acara tidak malu sudah membawa orang yang salah,” aku Goma kepada NPR, Minggu (10/5/2026).
Baca juga : Prof. Nadi Suprapto, Pelopor Etnofisika yang Mendunia
Dia pun mengatakan, ada pesan penting dalam insiden tersebut.
“Berusaha tetap tenang, cari jalan keluarnya dan lanjutkan hidup,” ucapnya.
Goma sudah menerbitkan buku seputar insiden tersebut. Kini, dia bekerja sebagai pengajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Baca juga : Rina Nose, Tak Ingin Punya Anak
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 12 Mei 2026 dengan judul "Dikira Narasumber, Pelamar Kerja Ini Mendadak Live"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya