Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hadiri Canton Fair, Heikal Safar Kenang Keteladanan Try Sutrisno
Jumat, 24 April 2026 16:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal Perkumpulan Profesi Pengacara Indonesia (Propindo), Heikal Safar, melakukan kunjungan kerja ke China.
Dia menghadiri Canton Fair atau China Import and Export Fair 2026. Pameran berskala internasional tersebut digelar di Guangzhou Exhibition Park dan dikenal sebagai salah satu pameran produk terbesar di dunia sejak 1957.
Kota Guangzhou sendiri merupakan pusat perdagangan global yang memadukan sejarah panjang lebih dari 2.200 tahun dengan modernitas.
Menurut Heikal, kehadirannya dalam ajang tersebut bertujuan membuka peluang bisnis serta menjajaki kerja sama di tingkat internasional.
“Guangzhou dikenal sebagai pusat perdagangan dunia dengan berbagai destinasi ikonik serta kekuatan industri yang besar. Ini menjadi peluang penting untuk memperluas jaringan bisnis,” ujarnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Jumat (24/4/2026).
Baca juga : BRI Integrasikan Praktik Keuangan Berkelanjutan di Strategi Bisnis Operasional
Di tengah kunjungan tersebut, Heikal mengaku teringat sosok Try Sutrisno, Wakil Presiden RI ke-6 yang wafat pada 2 Maret 2026 di usia 90 tahun.
Ia menilai, almarhum merupakan negarawan sejati yang meninggalkan warisan nilai perjuangan, patriotisme, dan integritas bagi bangsa Indonesia.
“Beliau adalah sosok yang patut diteladani seluruh rakyat Indonesia. Semangat juang dan integritasnya sangat nyata,” ucapnya.
Heikal menyebut, berbagai tokoh nasional juga mengakui keteladanan almarhum. Luhut Binsar Pandjaitan menggambarkan Try Sutrisno sebagai figur tangguh, jujur, dan patriotik.
Sementara Wiranto mengenangnya sebagai penjaga konstitusi yang berdedikasi sejak awal karier militer hingga menjadi jenderal.
Baca juga : Siti Fauziah Ajak Siswa Lampung Teladani Semangat Sai Bumi Ruwa Jurai
Selain itu, Agum Gumelar menilai almarhum sebagai pribadi sederhana, egaliter, dan berani.
Moeldoko juga menekankan komitmennya terhadap persatuan bangsa serta pentingnya sinergi TNI-Polri dan kesetiaan pada Pancasila.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, turut mengapresiasi daya juang almarhum yang tetap aktif memikirkan persoalan bangsa bahkan setelah purna tugas.
Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra mengenang kedekatannya dengan almarhum sejak era 1980-an, serta menilai Try Sutrisno sebagai figur yang menunjukkan pengabdian melalui konsistensi, integritas, dan kerendahan hati.
Menurut Heikal, perjalanan hidup Try Sutrisno yang berasal dari latar belakang sederhana menjadi bukti kuat bahwa kepemimpinan sejati lahir dari perjuangan akar rumput.
Baca juga : Buka Kantor Di China, HKI Pacu Investasi Ke Kawasan Industri
“Beliau tidak pernah melupakan asal-usulnya. Itu yang membuatnya menjadi sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat,” bebernya.
Di akhir pernyataannya, Heikal menyampaikan doa atas wafatnya Try Sutrisno.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Propindo, kami mendoakan semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya