Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Dagmar Gonzalez Grau Berbagi Cerita Dengan Megawati Soekarnoputri
Rabu, 20 Mei 2026 06:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Kuba untuk Indonesia Dagmar Gonzalez Grau berbincang-bincang dengan Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri di kediamannya di Jakarta, Senin (18/5/2026). Kedua perempuan hebat itu berbagi cerita yang dapat mengeratkan hubungan kedua negara.
Kesempatan bertemu Megawati yang juga Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dimanfaatkan Dubes Grau untuk membahas sulitnya perekonomian Kuba yang tengah diblokade Amerika Serikat (AS).
“Banyak analis menggambarkannya sebagai krisis ekonomi terburuk sejak tahun 1990-an setelah runtuhnya Uni Soviet,” ungkap Dubes Grau sebagaimana dikutip dari website PDIP, Senin (18/5/2026).
Baca juga : Dubes Desra Percaya Dukung Pengrajin Batik Di London Craft Week
Dubes Grau juga menyinggung krisis energi dan listrik yang parah. Hal ini berdampak kepada sektor pariwisata yang menjadi andalan perekonomian Kuba. Menurutnya, langkah-langkah tambahan AS yang membatasi ruang gerak pengiriman bahan bakar dan jalur pelayaran meningkatkan tekanan pada perekonomian Kuba.
Setelah curhat soal kondisi miris tanah kelahirannya, Dubes Grau juga menuturkan sejumlah pencapaian Negeri Cerutu itu. Terutama dalam pendidikan.
Menurutnya, Kuba memiliki program khusus pemberantasan buta huruf, teknologi terapan, hingga dokter spesialis. Menariknya, program pemberantasan buta huruf sangat efektif dan sudah diterapkan di 30 negara dan menjangkau 10 juta orang.
Baca juga : DPR: Kena Dampak Konflik Global, Biaya Haji Jangan Bebani Jemaah
Selanjutnya, Dubes Grau membahas kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pasalnya, Megawati juga menjabat Ketua Dewan Pengarah BRIN.
Dalam pertemuan itu, keduanya membahas kerja sama dengan BRIN di bidang kesehatan, khususnya mengembangkan obat kanker, vaksin halal, obat-obatan, serta mendorong terwujudnya kerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Hasil pertemuan juga diharapkan dapat bekerja sama dengan beberapa rumah sakit, seperti RS Harapan Kita dan RS Pusat Otak Nasional (RS PON).
Merespons sharing dari Dubes Grau, Megawati mengungkapkan pentingnya solidaritas antarbangsa-bangsa merdeka dan berdaulat. Termasuk berjuang me¬lalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca juga : Dubes Iran Mohammad Boroujerdi Nikmati CFD, Berbaur Dengan Warga Jakarta
Megawati juga menyoroti masalah kesehatan sangat penting untuk rakyat. Ketika menjabat sebagai Presiden, dia berinisiatif membangun RS PON.
Di akhir pertemuan, Dubes Grau memberikan kenang-kenangan untuk Megawati. Dia menyerahkan buket bunga mawar, parfum oles yang bahannya berasal dari bunga mariposa putih, yang merupakan bunga nasional Kuba, dan cerutu Kuba.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya