Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Persib Siap Ukir Sejarah di ACC 2026/27
- Dedi Kusnandar Doakan Timnas Indonesia Juara
- Magnitudo Gempa Hari Ini Di Sumba Tercatat Yang Terbesar Dalam Sepekan Terakhir
- Harry Kane Puji Lini Serang Inggris Usai Hancurkan Kroasia 7-0
- Gagal Emas di Asian Games, Bintang/Sofyan Langsung Kejar Tiket Olimpiade
Sebelumnya
Salah satu pertimbangan kebijakan itu dilakukan adalah semakin menurunnya kasus baru positif corona di provinsi tersebut. Bahkan selama lima hari berturut-turut, provinsi epicentrum pertama corona itu tidak menemukan kasus baru.
Baca juga : Dukung Penanganan Virus Corona, KSAD Andika Tambah 49 Tenaga Medis RSPADĀ
Terakhir, kasus satu-satunya di Hubei kembali ditemukan pada Senin 23 Maret. Lalu pada Selasa (24/3) Komisi Kesehatan China melaporkan 78 kasus baru. Namun, sebanyak 74 kasus diantaranya merupakan kasus impor dari luar negeri.
Baca juga : Antisipasi Corona, Metland Tutup Operasional Mal Sementara
Sejauh ini, hanya warga yang memiliki kode hijau dan hasil pengujian asam nukleat-nya negatif yang akan mendapatkan izin keluar Hubei. Beberapa kota besar di China, seperti Shanghai dan Shenzhen sudah mengizinkan warga Hubei yang memegang kode sehat, masuk ke wilayahnya tanpa perlu lagi karantina selama 14 hari. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya