Dark/Light Mode

Presiden Prancis Boyong Investor Ke Damaskus

Macron Janji Membantu Pulihkan Ekonomi Suriah

Kamis, 9 Juli 2026 06:10 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di Damaskus, Suriah, 6 Juli 2026. Kunjungan Macron menjadi lawatan pertama pemimpin negara Barat ke Suriah sejak tumbangnya rezim Bashar al-Assad. Foto: Screengrab IG alarabiya_eng
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di Damaskus, Suriah, 6 Juli 2026. Kunjungan Macron menjadi lawatan pertama pemimpin negara Barat ke Suriah sejak tumbangnya rezim Bashar al-Assad. Foto: Screengrab IG alarabiya_eng

 Sebelumnya 
Di tengah lawatan Macron, dua ledakan mengguncang pusat Kota Damaskus, Selasa (7/7/2026).

Ledakan terjadi tidak jauh dari Four Seasons Hotel, tempat rombongan Macron menginap. Beruntung, Macron sedang berada di Istana Kepresidenan untuk bertemu al-Sharaa ketika insiden terjadi.

Kementerian Dalam Negeri Suriah menyatakan, sedikitnya 18 orang terluka. Termasuk empat anggota kepolisian.

Istana Elysee memastikan Macron berada dalam kondisi aman, sehingga seluruh agenda kenegaraan tetap berlangsung sesuai jadwal.

Baca juga : Dinda Kanyadewi, Santai Belum Punya Pacar

Meski demikian, ledakan tersebut menjadi pukulan bagi Pemerintahan al-Sharaa yang tengah berupaya meyakinkan dunia bahwa Suriah kembali aman bagi investasi dan diplomasi internasional.

Sejak mengambil alih kekuasaan, al-Sharaa berusaha memperkuat stabilitas nasional, merangkul kelompok-kelompok minoritas. Sekaligus menghapus keraguan Barat terhadap masa lalunya sebagai Pemimpin Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang pernah berafiliasi dengan Al-Qaeda.

Pemerintahannya kini menjanjikan reformasi politik dan ekonomi setelah puluhan tahun pemerintahan otoriter keluarga Assad.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Suriah, dua bom tersebut dipasang di sebuah mobil yang diparkir dan sebuah tempat sampah di kawasan dekat Kementerian Pariwisata serta Museum Nasional Damaskus.

Baca juga : Purbaya Yakinkan Parlemen & Masyarakat: Defisit 734 Triliun, Tapi APBN Aman

Aparat masih menyelidiki pelaku maupun motif serangan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah ledakan bom di sebuah cafe dekat Istana Kehakiman Damaskus yang menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 20 lainnya. Ini menandakan ancaman keamanan di Suriah masih jauh dari berakhir.

Konflik Suriah pada 2011-2024 telah menewaskan hampir setengah juta orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi. Infrastruktur negara itu hancur.

Meski negara-negara lain dan kalangan bisnis telah menjanjikan investasi besar, Suriah masih membutuhkan ratusan miliar dolar untuk membangun kembali negaranya dan mengangkat jutaan orang dari kemiskinan. DAY

Baca juga : Pemakaman Khamenei, Presiden RI Utus Menlu-Ketua MPR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 9 Juli 2026 dengan judul "Presiden Prancis Boyong Investor Ke Damaskus Macron Janji Membantu Pulihkan Ekonomi Suriah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.