Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Olivier Zehnder Pamit Pulang Kampung Di Resepsi National Day
Jumat, 31 Juli 2026 07:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ornamen merah-putih khas bendera Swiss dan dekorasi pegunungan yang cantik, menyelimuti Ballroom Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Keindahan alam dan panorama khas Negeri Alpen dibuat untuk memeriahkan perayaan National Day atau Hari Nasional Swiss, sekaligus peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Swiss-Indonesia.
Di balik selebrasi dan hangatnya jamuan malam tersebut, terselip nuansa emosional. Acara ini menjadi panggung perpisahan bagi Duta Besar (Dubes) Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder. Sang diplomat pamit karena akan segera meng-akhiri masa tugas diplomatiknya di Tanah Air.
Dalam pidatonya, Dubes Zehnder mengungkapkan kekagumannya pada kehangatan budaya masyarakat Indonesia. Bagi sang diplomat, keramahan khas Nusantara telah meninggalkan kesan mendalam.
“Saya belajar salah satu ungkapan paling bermakna di Indonesia sangat sederhana: ‘Sudah makan belum?’ Pertanyaan itu menunjukkan bahwa sebelum kita membahas bisnis atau institusi, kita terlebih dahulu saling peduli,” kata Dubes Zehnder.
Baca juga : Dubes Jess Dutton Pamit Ke Menhan Sebelum Pulang Kampung
Kehidupan diplomatik, menurutnya, penuh dengan koper dan rencana yang tertata presisi. Namun meninggalkan Indonesia adalah hal yang paling sulit.
Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang kompleks, energik dan penuh kejutan. “Saya datang ke sini membawa nama Swiss dan saya pergi membawa bagian dari Indonesia di dalam diri saya,” ucapnya.
Dubes yang mulai bertugas di Indonesia sejak 20 Februari 2023 itu berharap, hubungan kedua negara semakin erat. Baik dalam urusan perdagangan, investasi, pembangunan berkelanjutan, hingga pendidikan, sains dan kebudayaan.
“Semoga 75 tahun ke depan kita semakin berani berinovasi, sabar membangun kepercayaan dan cukup dermawan untuk terus menjaga kemitraan sejati ini,” harapnya.
Baca juga : Gerindra Dorong KDMP Jadi Pemasok Nasional
Hadir mewakili Pemerintah Indonesia, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Dia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan ikatan personal yang telah dibangun Dubes Zehnder selama bertugas.
Menurutnya, Swiss menjadi salah satu mitra paling berharga bagi Indonesia, khususnya dalam mendorong diplomasi digital dan inovasi berkelanjutan di panggung global.
Peringatan 75 tahun ini, kata Meutya, mencerminkan kemitraan berakar kuat yang dibangun atas dasar saling percaya, saling menghormati dan semangat berorientasi ke depan.
“Melihat ruangan yang penuh sesak malam ini, kami sangat yakin Anda tidak hanya membangun fondasi antarnegara. Tetapi juga ikatan yang kuat antarmanusia. Anda memiliki banyak sekali sahabat di Indonesia yang akan merindukan dan mendoakan kesuksesan Anda di masa depan,” tutur Meutya.
Baca juga : KPK Duga Eks Sekjen MPR Pakai Uang Gratifikasi untuk Resepsi Pernikahan Anak
Malam perpisahan tersebut diakhiri dengan denting gelas dan tradisi bersulang persahabatan (toast). Para tamu undangan, yang terdiri dari jajaran pejabat tinggi negara, korps diplomatik, hingga komunitas bisnis, disuguhi aneka hidangan autentik Eropa dan kuliner khas Swiss seperti raclette cheese.
Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan musisi lawas Andre Hehanussa yang membawakan dua lagu andalan berjudul Kuta Bali dan Bidadari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya