Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Ayah Lionel Messi, Jorge, Meninggal Di Usia 68 Tahun
- Erick Thohir Happy Banyak Klub Dunia Gelar Pramusim di Indonesia
- Persib Datangkan Danijel Loncar, Igor Tolic: Perkuat Lini Pertahanan
- 9 Talenta Persija Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16
- Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026
Ubah Strategi Pemilu, Bidik 400 Juta Pemilih Muda India
“Hi, Friends” Gaya Baru PM Modi Merayu Gen Z
Senin, 10 Agustus 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jelang Pemilu 2029, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mulai menggeber pendekatan digital untuk merayu para pemilih muda. Terbaru, video vertikal yang diunggah 31 Juli lalu memperlihatkan Modi menyapa santai, “Hi, friends.”
Sapaan sederhana itu menjadi bagian dari strategi digital Modi untuk mendekati sekitar 400 juta pemilih Generasi Z alias Gen Z yang diproyeksikan menjadi kekuatan besar dalam Pemilu India 2029.
Biasanya, Modi menggunakan bahasa baku dan kaku dalam setiap video yang diposting di akun media sosial X, Facebook dan Instagramnya.
Sejak 24 Juli lalu, sudah ada enam postingan video bergaya kekinian di akun Modi dengan kata pembuka yang senada.
Baca juga : Pengawasan Laut Timur Indonesia Dimodernisasi
Dua tahun jelang Pemilu, Modi berupaya membangun imej sebagai PM yang kekinian dan dekat dengan anak muda.
Mulai dari klip yang menampilkan sang PM mengenakan jaket ala pengendara motor dan kacamata hitam dengan latar musik rap, hingga klip lain yang menggunakan soundtrack serial komedi situasi televisi Amerika Serikat (AS), Friends.
Langkah ini dilakukan pascaaksi protes besar-besaran yang dilakukan pendukung Cockroach Janta Party (CJP) yang berlangsung berbulan-bulan dan berhasil melengserkan Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan.
“Platform tersebut menjadi sarana untuk menyebarluaskan pesan politik yang telah dipersiapkan matang kepada jutaan pengikut dengan pola komunikasi dari atas ke bawah,” ujar kolumnis politik yang berbasis di Delhi Asim Ali dikutip Reuters, Minggu (9/8/2026).
Baca juga : Hidran Hilang, Nyawa Warga Dipertaruhkan
Video-video Modi, sebut Ali, telah mendorong para menteri kabinet dan instansi Pemerintah untuk merilis serangkaian klip pendek serupa dalam sepekan terakhir. Kementerian Luar Negeri India bahkan yang pertama mencoba menggunakan aplikasi Snapchat.
Sejak meraih kekuasaan pada 2014, Modi dinilai telah mengubah wajah komunikasi politik di India dengan memanfaatkan platform digital untuk membangun hubungan langsung dengan para pemilih.
Sejumlah analis mengatakan, Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpinnya juga membangun jaringan komunikasi yang sangat efektif, mencakup saluran berita televisi, serta platform media sosial seperti WhatsApp dan X.
Namun, menurut Ali, platform seperti Instagram lebih mengapresiasi spontanitas, humor dan keaslian dibandingkan pesan-pesan yang naskahnya disusun secara kaku dan terencana.
Baca juga : Skandal Gratifikasi Seks PSSI-nya Korsel
Di situlah para pengunjuk rasa berhasil mencuri perhatian; mereka memperluas jangkauan pesan melalui Instagram Reels dan video-video pendek yang menantang citra tak terkalahkan yang dibangun dengan cermat Modi, serta menggoyahkan kendali pemerintahannya atas narasi publik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya