Dark/Light Mode

Dari Belgia ke Brunei

Intelektual Muslim Indonesia Perkuat Kajian Islam di UBD

Jumat, 21 Agustus 2026 17:37 WIB
Intelektual Muslim Indonesia, Dr. Ayang Utriza Yakin, kini bergabung sebagai dosen di Sultan Omar ‘Ali Saifuddien Centre for Islamic Studies (SOASCIS), Universiti Brunei Darussalam (UBD). [Foto-foto: Dok]
Intelektual Muslim Indonesia, Dr. Ayang Utriza Yakin, kini bergabung sebagai dosen di Sultan Omar ‘Ali Saifuddien Centre for Islamic Studies (SOASCIS), Universiti Brunei Darussalam (UBD). [Foto-foto: Dok]

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah satu dekade berkarier di sejumlah perguruan tinggi Eropa, intelektual Muslim Indonesia, Dr. Ayang Utriza Yakin, memulai babak baru perjalanan akademiknya di Asia Tenggara. Akademisi yang akrab disapa Dr. Riza itu kini bergabung sebagai dosen di Sultan Omar ‘Ali Saifuddien Centre for Islamic Studies (SOASCIS), Universiti Brunei Darussalam (UBD).

Kepindahan Dr. Riza dari Eropa ke Brunei menarik perhatian, karena berlangsung setelah sekitar 10 tahun dia berkarier sebagai peneliti dan pengajar di Belgia dan Prancis. Sebelum bergabung dengan UBD, dia antara lain berkiprah di Université Catholique de Louvain (UCLouvain) dan Ghent University di Belgia, serta Sciences Po Bordeaux, Prancis.

Baca juga : Dubes David Jordens Menyapa Warga +62 Di Medsos

Dalam wawancara dengan Rakyat Merdeka & RM.id, Dr. Riza mengatakan, salah satu pertimbangannya menerima tawaran dari UBD adalah lingkungan akademik SOASCIS yang dinilainya dapat menunjang pengembangan riset dan karier akademiknya dalam kajian Islam.

Didirikan pada 2010, SOASCIS merupakan sekolah pascasarjana UBD yang berfokus pada kajian Islam. Sejumlah intelektual Muslim internasional pernah menjadi bagian dari lingkungan akademik lembaga tersebut, di antaranya Osman Bakar, Tariq Ramadan, Khairuddin Aljunied, Mulyadhi Kartanegara, dan Gibril Fouad Haddad.

Baca juga : Akomodatif dengan Kearifan Lokal

Kehadiran Dr. Riza diharapkan dapat memperkuat pengajaran dan penelitian SOASCIS, terutama dalam bidang hukum Islam dan kajian manuskrip Islam.

Dr. Riza selama ini dikenal melalui penelitian mengenai hukum dan etika Islam, manuskrip dan turats Islam, kajian halal, serta Islam di Eropa. Dalam sekitar satu dekade karier akademiknya di Belgia, dia telah menghasilkan delapan buku dan puluhan artikel ilmiah dalam bahasa Prancis, Inggris, serta Melayu-Indonesia.

Baca juga : Islam Yang Komprehensif

Pengalaman akademiknya juga membawanya memperoleh sejumlah fellowship dan kesempatan penelitian di berbagai institusi di Oxford, Harvard, dan Jepang. Di SOASCIS, dia dipercaya mengajar dalam bidang hukum Islam sekaligus mengembangkan penelitian mengenai manuskrip Islam.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.