Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Pakistan akhirnya mengembalikan pilot India Komandan Wing Abhinandan Varthaman, yang sebelumnya disekap usai pesawat jet yang diterbangkannya tertembak pada Rabu (27/2). Abhinandan dikembalikan di wilayah perbatasan Wagah.
Seperti dikutip Al Arabiya, Abhinandan dibawa dalam konvoi yang berangkat dari Kota Lahore, Pakistan Timur ke perbatasan di Wagah, sejak Jumat (1/3) dinihari. Konvoi tersebut dikawal oleh kendaraan militer yang mengangkut tentara bersenjata lengkap.
Baca juga : Pakistan Tunda Kepulangan Pilot India Yang Disekap
Serah terima terjadi dengan latar belakang serangan lintas perbatasan yang meletus di seluruh wilayah Himalaya, yang disengketakan di Kashmir. Serangan ini berlanjut selama 4 hari berturut-turut. Bahkan, ketika India dan Pakistan yang bersenjatakan nuklir, berusaha meredakan konfrontasi paling serius dalam dua dekade ini.
Di wilayah perbatasan Wagah, para polisi India yang berturban terlihat berbaris di sepanjang jalan. Sementara sekelompok warga India, tampak bersorak dan melambaikan bendera nasional India, serta mengacungkan karangan bunga besar untuk menyambut Abhinandan kembali. Sejumlah truk media, juga terlihat dalam kerumunan tersebut.
Baca juga : Senang Akhirnya Ibu Disidang
Pakistan awalnya akan mengembalikan Abhinandan pada Jumat (1/3) siang. Namun, hingga menjelang malam, tak ada tanda-tanda Pakistan memulangkan pilot jet tempur India itu. Kerumunan warga yang awalnya diprediksi mencapai ribuan pun, susut hingga ratusan. Mengapa Abhinandan telat dikembalikan? Kedua negara menutup rapat alasannya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya