Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gempa Dahsyat Di Wilayah Aegean Turki, Tidak Ada Korban WNI
Sabtu, 31 Oktober 2020 00:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gempa berkekuatan magnitudo (M)7,0 di wilayah Aegean, Turki tenggara, Jumat (30/10) yang berdekatan dengan perbatasan Yunani.
Gempa tersebut dirasakan hingga ke Istanbul yang berjarak sekitar 400 km dari lokasi gempa. Info sementara, sejumlah bangunan di pusat kota Izmir (kota ketiga terbesar di Turki setelah Istanbul dan Ankara) mengalami kerusakan berat.
Baca juga : Gerindra: Hasil Swab Test Menteri Edhy Sudah Negatif, Sudah Enak Makan
Selain Izmir, kota-kota yang terdampak di sekitar wilayah tersebut antara lain kota Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin dan Mugla. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban akibat gempa tersebut.
Sekedar info, istilah Aegean itu meliputi semua kota di sekitar laut Aegea. Kota terbesarnya Izmir. KBRI Ankara terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, Satgas Perlindungan WNI serta simpul-simpul masyarakat Indonesia di wilayah terdampak.
Baca juga : Terawan Tidak Menawan
"Sejauh ini tidak diperoleh laporan mengenai adanya WNI yang terkena dampak langsung gempa tersebut," ujar Harliyanto, Koordinator Perlindungan WNI KBRI Ankara.
Berdasarkan data KBRI Ankara, terdapat sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar WNI berprofesi sebagai pekerja Spa dan mahasiswa.
Baca juga : Kemenag Pastikan Tidak Ada Potongan Dana BOS Madrasah
Secara total, terdapat sekitar 5.000 WNI yang tinggal di Turki. Sebagian besar adalah mahasiswa (2.700) dan pekerja Spa (1.500).
KBRI Ankara masih terus berkoordinasi dgn Satgas Perlindungan WNI, simpul-simpul WNI dan otoritas setempat. Hotline perlindungan WNI KBRI Ankara: +90 532 135 22 98. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya