Dark/Light Mode

Prancis Laporkan Kasus Pertama Varian Baru Covid-19

Sabtu, 26 Desember 2020 06:52 WIB
Prancis Laporkan Kasus Pertama Varian Baru Covid-19

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan Prancis mengkonfirmasi kasus pertama varian baru Covid-19 di Kota Tours, pada Jumat (25/12), setelah salah satu warganya yang baru pulang dari London, dinyatakan positif penyakit tersebut.

Saat ini, warga berjenis kelamin laki-laki yang baru saja pulang dari Inggris pada 19 Desember 2020, menjalani isolasi mandiri dan kondisinya stabil.

Menurut catatan John Hopkins University, Prancis yang merupakan negara paling terdampak Covid di Eropa, melaporkan 2.604.595 kasus positif dengan 62.548 kasus kematian. Statistik tersebut merupakan yang tertinggi kelima di dunia setelah AS, India, Brazil, dan Rusia. 

Berita Terkait : Pemprov Sulsel Siapkan Rp 8 Miliar Untuk Simpan Vaksin Covid

Irlandia

Varian baru Covid-19 juga dilaporkan terdeteksi di Irlandia, yang saat ini telah menutup akses perjalanan dari sejumlah negara. 

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa kami telah mendeteksi varian baru SARS-CoV-2 Inggris, dengan pengurutan genom keseluruhan di National Virus Reference Laboratory, University College Dublin," kata Kepala Petugas Medis Tony Holohan, seperti dikutip The Independence, Sabtu (26/12).

Berita Terkait : Tes Antigen, 22 Penumpang Kereta Cirebon Positif Covid-19

"Pengujian lebih lanjut, yang kami lakukan dalam beberapa hari dan minggu mendatang, akan menetapkan sejauh mana kasus tersebut hadir di sini," tambahnya. 

Jepang

Lima kasus varian baru Covid-19 juga ditemukan di Negeri Sakura, Jepang. 

Berita Terkait : Varian Baru Covid-19 Sudah Sampai Singapura

Varian yang sangat menular, yang secara resmi dikenal sebagai B.1.1.7 ini dikaitkan dengan kasus di sejumlah negara di dunia. Termasuk Denmark, Singapura, Australia, Italia, dan Islandia. [HES]