Dewan Pers

Dark/Light Mode

Yahudisasi Di Yerusalem Meningkat Drastis

Senin, 28 Desember 2020 00:48 WIB
Pemukiman Yahudi di Pisgat Zeev, di bagian utara Yerusalem timur. [Foto: AFP]
Pemukiman Yahudi di Pisgat Zeev, di bagian utara Yerusalem timur. [Foto: AFP]

RM.id  Rakyat Merdeka - Departemen Luar Negeri Palestina mengkonfirmasi peningkatan Yahudisasi di Yerusalem yang diduduki Israel, di bawah bayang-bayang dukungan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap rezim Zionis Israel.

Menurut laporan al-Arabi al-Jadid, Deplu Otorita Ramallah Ahad (27/12/2020) merilis statemen, Kabinet Netanyahu meratifikasi pelaksanaan puluhan proyek pembangunan distrik di sekitar Palestina. Proyek itu menyempurnakan proyek pemisahan wilayah Timur dan Barat kota suci ini. Serta melaksanakan proyek pembangunan jalan tol untuk menghubungkan distrik-distrik Zionis.

Berita Terkait : Ngritik Pemerintah Makin Nggak Bebas

Deplu Palestina mengkritik pembangunan ribuan unit rumah Zionis di sebuah distrik baru di atas tanah Bandara Udara Qalandia.

Pusat Informasi Palestina melaporkan, sebagaimana dikutip kutip Pars Today Dewan Tinggi Pemetaan dan Pembangunan Distrik Zionis berencana meratifikasi draf pembangunan ribuan rumah baru bagi Israel di Tepi Barat dan Yerusalem.

Berita Terkait : Asosiasi Terus Protes Kenaikan Cukai Rokok

Deplu Palestina Sabtu (26/12/2020) lalu malah suda meminta Dewan Keamanan PBB menghentikan kejahatan pemukim Zionis terhadap warga Palestina.

Dewan Keamanan PBB seraya meratifikasi resolusi 2334, meminta Israel segera dan secara total menghentikan seluruh aktivitas distrik di wilayah Palestina yang didudukki. Namun, rezim illegal ini masih melanjutkan aksi pembangunan distrik illegal-nya. [RSM]