Dark/Light Mode

Trump Akhirnya Teken UU Dan Paket Stimulus Covid

Senin, 28 Desember 2020 11:31 WIB
Trump Akhirnya Teken UU Dan Paket Stimulus Covid

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden AS Donald Trump akhirnya menandatangani UU dan paket belanja untuk bantuan penanganan pandemi Covid-19 senilai 2,3 triliun AS. Ini penting untuk mencegah shutdown sejumlah fungsi pemerintahan.

Trump yang akan meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari mendatang setelah keok Pilpres, menarik ancaman untuk memblokir RUU yang telah disetujui oleh Kongres pekan lalu, setelah mendapat tekanan kuat dari anggota parlemen di kedua belah pihak.

Sekadar info, Trump yang menghabiskan libur Natalnya di Florida, sebelumnya meminta Kongres untuk memangkas stimulus Covid dari 2.000 dolar AS menjadi 600 dolar AS. Serta mengurangi jatah belanja negara lainnya.

Berita Terkait : Wapres Brazil Hamilton Mourao Positif Corona

Tak jelas mengapa Trump menarik ancamannya. Yang pasti, jika hal itu berlanjut, akan terjadi kekacauan hingga akhir masa jabatannya.

Setelah menandatangani RUU secara tertutup di klub tepi pantainya, Trump berusaha untuk menunjukkan wajah terbaiknya. Trump bilang, dia menandatangani RUU tersebut dengan memberikan pesan kuat kepada Kongres, untuk mengeliminasi hal-hal yang bersifat pemborosan.

“Akan lebih banyak uang akan datang,” kata Trump, tanpa memberikan apa pun untuk mendukung janji ini, seperti dilansir Reuters, Senin (28/12).

Berita Terkait : Sehari Nambah 7.199, Kasus Corona Nyaris 700 Ribu

Soal ini, Senator Republik Mitt Romney mengaku lega, karena RUU tersebut telah disahkan menjadi undang-undang.

"Lega, Undang-undang darurat bipartisan # COVID19 yang telah lama ditunggu-tunggu ini akhirnya ditandatangani menjadi undang-undang. Bantuan sekarang sedang dikirimkan kepada para pekerja, keluarga, dan bisnis kecil di seluruh negeri yang sangat membutuhkan," cuitnya via Twitter.

Sebelumnya, Senator Republik Pat Toomey mengatakan Trump berisiko dikenang karena "kekacauan, kesengsaraan, dan perilaku tidak menentu". [HES]