Dark/Light Mode

Bebas Dari Penyanderaan Libya, 2 ABK WNI Pulang Ke Tanah Air

Jumat, 12 Februari 2021 14:18 WIB
Dua anak buah kapal (ABK) yang pulang ke tanah air. (Foto: Antara)
Dua anak buah kapal (ABK) yang pulang ke tanah air. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua orang anak buah kapal (ABK) WNI yang telah dibebaskan dari penyanderaan di Libya, Afrika Utara dan dipulangkan ke Tanah Air.  Giri Indra Gunawan dan Moh. Samsudin dipulangkan dari Roma, Italia, menuju Indonesia via Abu Dhabi pada Kamis (11/2) dan diperkirakan tiba di Tanah Air pada Jumat (12/2), seperti keterangan tertulis KBRI Roma, yang dilansir Antara.

Kedua ABK tersebut merupakan awak kapal berbendera Italia, MP Antartide, yang ditangkap oleh kelompok separatis Libyan National Army (LNA) di Benghazi, Libya, pada awal September 2020.

Sejak menerima kabar mengenai kasus penangkapan MP Antartide, KBRI Roma bekerja sama dengan berbagai pihak, terutama Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia, untuk mengupayakan pembebasan kedua ABK dan meminta akses kekonsuleran bagi ABK WNI.

Berita Terkait : LPS Proses Pembayaran Klaim Nasabah BPR Abang Pasar

Meskipun sulit, KBRI berhasil mendapatkan informasi bahwa kedua ABK dalam kondisi sehat dan dijamin keselamatannya. Keseluruhan awak MP Antartide kemudian berhasil dibebaskan dengan upaya Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pada 17 Desember 2020.

Akhirnya kapal dan para ABK diizinkan kembali ke Italia dan tiba di Mazara del Vallo, Sisilia, pada 20 Desember 2020. Setelah menjalani tes usap PCR dan dinyatakan negatif Covid-19, kedua ABK WNI dapat kembali beraktivitas secara terbatas.

Pemberlakuan penutupan wilayah di Italia, khususnya Mazara del Vallo yang sempat ditetapkan sebagai zona merah, kedua ABK terpaksa menjalani proses evaluasi psikologis dan administratif kepulangan selama lebih dari satu bulan.

Berita Terkait : Banjir Pejaten Timur, 48 Orang Dievakuasi

Untuk memastikan kedua ABK dalam kondisi sehat hingga selesai proses pemulangan, KBRI Roma mendampingi proses evaluasi psikologis ini secara jarak jauh dan mengirimkan bantuan logistik. 

"Kami sampaikan terima kasih atas bantuan KBRI Roma dalam memfasilitasi pembebasan kami berdua, hingga membantu proses administrasi pemulangan dengan pemberi kerja dan otoritas di Mazara del Vallo. Kami selama di Italia sehat, dan (pihak Italia) memperlakukan kami dengan baik,” kata kedua ABK tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk Italia Esti Andayani menyampaikan pesan agar kedua ABK menjaga diri dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik selama di perjalanan maupun setibanya di Jakarta.

Berita Terkait : Deterjen Daia Kenalkan Daia Clean & Fresh Hijab

Untuk mempersiapkan kepulangan kedua ABK ke tujuan masing-masing, KBRI juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). [SRI]