Dark/Light Mode

Wanita Melahirkan Di Ketinggian 30 Ribu Kaki

Selasa, 4 Mei 2021 07:41 WIB
Lavinia Mounga berpose dengan bayi dan dokter Dale Glenn yang membatu persalinannya. (Foto: Hawai Pasipic Health)
Lavinia Mounga berpose dengan bayi dan dokter Dale Glenn yang membatu persalinannya. (Foto: Hawai Pasipic Health)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lavinia Mounga mendapatkan kejutan tidak biasa dalam hidupnya. Dia melahirkan di pesawat padahal merasa tidak hamil.

Dikutip dari media online Mirror, kemarin, peristiwa itu terjadi pekan lalu. Saat itu, Mounga terbang dari Salt Lake City, Amerika Serikat (AS) ke Honolulu bersama keluarganya menggunakan Delta Airlines.

Dia kemudian mengalami kontraksi akan melahirkan di ketinggian 30.000 kaki. “Kewalahan dengan cara ter baik,” begitulah Mounga mencuit pada Sabtu (1/4).

Berita Terkait : Edan, Polisi Malah Balapan Di Jalanan

Cuitan itu disertai dengan video yang direkam penumpang lain. Seluruh penumpang dan awak kabin pesawat itu senang menyambut kelahiran bayinya.

Mereka bertepuk tangan setelah memastikan Mounga dan bayi itu dalam kondisi sehat. Mounga menamai bayinya, Raymond Kaimana Wade Kobe Lavaki Mounga.

Ayah bayi itu, Ethan Magalei, menulis di Facebook, menyebut mendapatkan kejutan luar biasa. Kehadiran Raymond kecil, yang lahir di pesawat itu, dianggap sebagai keajaiban.

Berita Terkait : Australia Tambah Anggaran Militer, Perkuat Kerja Sama Dengan AS Dan Sekutu

Dia juga berterima kasih kepada orang-orang yang telah membantu pasangannya menjalani persalinan di pesawat itu. Dia sekaligus berharap menjadi ayah terbaik.

“Setelah bayi lahir, barulah tiga jam kemudian pesawat mendarat. Kelahirannya sangat mengejutkan kami berdua. Sebab kami tidak menyangka kalau dia hamil,” kata Magalei.

Setibanya di Honolulu, ibu dan bayi itu disambut oleh staf medis darurat. Mereka membawa tangki oksigen dan peralatan medis lain untuk memeriksa bayi dan ibunya.

Berita Terkait : Perdana, CJI Ekspor Cysteine Senilai 800 Ribu Dolar Ke Amerika

Beberapa menit kemudian, ibu dan anak dibawa turun dari pesawat dengan kursi roda. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.[PYB]