Dewan Pers

Dark/Light Mode

Padang Sister City Beit Lahia

Bantu Kebutuhan Warga Palestina, Baznas Sumbar Bantu Rp 500 Juta

Minggu, 23 Mei 2021 21:19 WIB
Pemprov dan Baznas Sumatera Barat menyerahkan bantuan untuk warga Palestina sebesar 500 juta rupiah melalui Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP). (Foto RM.id/Setda Sumbar)
Pemprov dan Baznas Sumatera Barat menyerahkan bantuan untuk warga Palestina sebesar 500 juta rupiah melalui Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP). (Foto RM.id/Setda Sumbar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Palestina bagi Sumatera Barat (Sumbar) khususnya kota Padang telah menjalin kerja sama kota kembar (sister city) dengan Kota Beit Lahia yang berada di utara Jalur Gaza. Kerja sama tersebut terjalin usai Wali Kota Beit Lahia memberikan bantuan kepada korban bencana gempa Padang pada 2009.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov Sumbar) ingin membalas kebaikan Palestina. Pemprov dan Baznas Sumatera Barat menyerahkan bantuan untuk warga Palestina sebesar 500 juta rupiah melalui Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP).

Berita Terkait : Biden Sama Edannya

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah disela-sela acara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatra Barat menyerahkan bantuan untuk umat muslim Palestina melalui Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) di Istana Gubernur, Jumat (21/5/2021).

Mahyeldi juga katakan, semoga bantuan ini bisa digunakan untuk  membantu memenuhi kebutuhan pokok dan peralatan medis masyarakat Palestina.

Berita Terkait : Hamas Minta Seluruh Warga Palestina Angkat Senjata

"Kami doakan semoga Palestina bisa meraih kemenangan demi kemenangan dengan nyata dan mendapatkan hak mereka atas bangsa yang merdeka," ujarnya.

Gubernur juga mengatakan bahwa bantuan tersebut adalah bentuk kepedulian rakyat Sumbar kepada warga Palestina. Selain pernah membantu Sumbar, Palestina juga negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1945.

Berita Terkait : Polisi Israel Bentrok Lagi Dengan Warga Palestina

"Saat ini dalam rangka solidaritas peduli HAM maka kita tetap memberikan dukungan pada Palestina," jelasnya.

Bentrokan antara Polisi Israel dengan warga Palestina terjadi di dekat Masjid Al Aqsa pada Jumat, 7 Mei 2021 usai pengusiran warga Palestina di Sheikh Jarrah. Kemudian serangan udara tak terelakkan berlangsung antara Israel dan Hamas pada 10 Mei 2021. Yang 11 hari kemudian, kedua pihak menyepakati gencatan senjata pada Jumat dini hari (21/5/2021), waktu setempat. [MEL]