Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Bukannya berobat ke dokter atau ahli, beberapa orang di China malah memakai cara berbahaya dan bisa berakibat fatal untuk mengobati punggung yang sakit. Dalam beberapa foto dan video, mereka tampak menggantung lehernya pada tali kekang khusus.
Tali itu dipasang ke pohon-pohon, atau besi yang berada di sekitarnya. Mereka lalu bergerak melingkar dari arah depan ke belakang.
Baca juga : Gandeng IPB, Mentan SYL Dan Menteri Teten Wujudkan Korporatisasi Pertanian
Salah satu wanita yang melakukan latihan itu mengklaim, masalah punggugnya bisa teratasi setelah melakukan hal tersebut. "Saya bahkan bisa sambil tidur siang. Sangat nyaman," kata wanita itu, dilansir Oddity Central, Kamis (3/6/2021).
Menggantung leher dianggap membantu meregangkan tulang belakang dengan leher, dan mengurangi tekanan pada saraf. Tapi para ahli memperingatkan, klaim itu tidak terbukti secara ilmiah. Dan latihan itu disebut dapat menyebabkan cedera tulang belakang yang serius. Bakan kelumpuhan.
Baca juga : Telkom Galang Bantuan Untuk NTT Lewat Postingan Medsos
Leher manusia hanya dapat menahan beban 25 kilogram. Menahan beban beberapa kali lipat lebih berat untuk waktu yang lama, justru malah berbahaya.[PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya