Dark/Light Mode

Angka Penularan Corona Turun

Kota-kota Di India Mulai Kendorkan Pembatasan

Senin, 7 Juni 2021 05:23 WIB
Dua anak pasien Covid-19 main ditemani perawat di pusat perawatan Covid-19 di Gurudwara atau rumah ibadah agama Sikh di New Delhi, India, 2 Juni 2021. (Foto : REUTERS/ADNAN ABIDIHIDE).
Dua anak pasien Covid-19 main ditemani perawat di pusat perawatan Covid-19 di Gurudwara atau rumah ibadah agama Sikh di New Delhi, India, 2 Juni 2021. (Foto : REUTERS/ADNAN ABIDIHIDE).

RM.id  Rakyat Merdeka - Tsunami Corona di India mulai surut. Sejumlah negara bagian kini mulai mengendorkan pembatasan kegiatan masyarakat.

Negara terpadat kedua di dunia ini telah mencatat angka kasus harian terendah dalam hampir dua bulan terakhir pada Sabtu (5/6) yakni sebanyak 114.460 kasus. Angka kematian juga turun yakni hanya 3.380 dalam 24 jam terakhir.

Berita Terkait : Buruan, Alih Fungsikan Sarana Umum Jadi Pusat Karantina...

Dilansir Channel News Asia, Minggu (6/6), infeksi harian yang dilaporkan di seluruh India pada Minggu dan Senin (6-7/6) diperkirakan akan bisa turun sekitar kurang dari 120 ribu kasus per hari.

Beberapa negara bagian di India pun melonggarkan lock­down (karantina wilayah). Diberitakan Reuters, kemarin, salah satu yang mulai melonggarkan kebijakan tersebut adalah ibu kota India, New Delhi.

Berita Terkait : Ekonomi Loyo Karena Corona, Orang Kaya Malaysia Malah Makin Tajir

Toko-toko diizinkan dibuka dengan cara bergantian setiap hari sesuai dengan nomor toko. Pakai sistem ganjil genap. Con­tohnya, toko dengan nomor genap akan dibuka pada Minggu (6/6), sedangkan toko dengan nomor ganjil akan dibuka pada hari berikutnya, Senin (7/6). Begitu seterusnya.

Kantor-kantor swasta juga mulai kembali diizinkan beroperasi dengan kapasitas 50 persen dari normal. Kereta cepat Delhi Metro juga sudah bisa melan­jutkan layanan dengan kapasitas 50 persen.

Berita Terkait : Innalillah, Jenazah Antre Tidak Bisa Dimakamkan

“Penting untuk mengem­balikan ekonomi ke jalurnya sekarang setelah situasi Covid-19 membaik. Kami berdoa agar situasinya tetap sama.” kata Kepala Menteri New Delhi Arvind Kejriwal dalam konferensi pers virtual.

Delhi melaporkan sekitar 400 infeksi baru pada Sabtu (5/6), turun dari 25 ribu kasus harian ketika lockdown diumumkan tujuh pekan sebelumnya.
 Selanjutnya