Dark/Light Mode

Ekonomi Loyo Karena Corona, Orang Kaya Malaysia Malah Makin Tajir

Jumat, 4 Juni 2021 23:02 WIB
Pendiri Top Glove Lim Wee Chai. (Foto Strait Times)
Pendiri Top Glove Lim Wee Chai. (Foto Strait Times)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bagi sebagian besar warga Malaysia, pandemi Covid-19 merupakan pukulan keras bagi pertumbuhan ekonomi, dan kesulitan keuangan. Tetapi untuk beberapa orang, yang terjadi adalah kebalikannya.

Dalam laporan Forbes, Kamis (3/6), dari 50 orang terkaya di Malaysia, didapati kenaikan kekayaan mereka 14 persen menjadi hampir 90 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.281 triliun tahun ini. “Angka kenaikan kekayaan kolektif ini terlihat setelah dua tahun sebelumnya dilaporkan turun,” tulis Forbes.

Forbes mendapati fakta, kekayaan taipan di Malaysia belakangan naik sejalan dengan meningkatnya permintaan pasar global pada sarung tangan medis. Negeri jiran itu merupakan salah satu negara produsen sarung tangan medis terbesar di dunia.

Berita Terkait : Markasnya Dibanjiri Karangan Bunga, KPK Masih Dicintai

Selama pandemi, permintaan global untuk alat pelindung diri seperti sarung tangan meningkat pesat. Ekspor sarung tangan karet dari Malaysia berlipat ganda, sehingga meningkatkan kekayaan produsen sarung tangan terbesar di negara itu.

Kelima pengusaha produsen sarung tangan masuk dalam daftar 50 orang terkaya Malaysia. Dua di antaranya, yakni Kuan Kam Hon dari Hartalega Holdings di peringkat 7 dengan kekayaan 3,8 miliar dolar AS (Rp 54,5 triliun) dan Lim Wee Chai dari Top Glove, yang berada di peringkat 8 dengan kekayaan 3,5 miliar dolar AS (Rp 50 triliun).

Sementara Robert Kuok tetap di posisi puncak dalam daftar orang terkaya di Malaysia. Taipan properti dan komoditas ini memiliki kekayaan sebesar 12,2 miliar dolar AS (Rp 175 triliun). Dia merupakan orang terkaya tertua dalam daftar Forbes, dengan usia 97 tahun.

Berita Terkait : Kepatil Corona, Vidal Masuk Rumah Sakit

Sedangkan Quek Leng Chan, pemimpin generasi kedua grup Hong Leong tetap berada di urutan kedua dengan kekayaan 9,6 miliar dolar AS (Rp 137,5 triliun).Kemudian ada Koon Poh Keong yang berbagi kekayaan di industri logam bersama dengan empat saudara kandungnya.

Salah satu sumber kekayaan keluarga Koon dari saham Press Metal Aluminium Holdings, yang naik karena harga logam pulih. Kondisi ini menambah kekayaannya sebesar 3,4 miliar dolar AS (Rp 50 triliun). Akibatnya, Koon bersaudara naik ke peringkat ketiga dengan total kekayaan 6,4 miliar dolar AS (Rp 92 triliun).

Ada lima pendatang baru dalam daftar 50 orang terkaya di Malaysia versi Forbes tahun ini. Salah satunya, Tan bersaudara, yakni Tan Yu Yeh dan Yu Wei dari Mr D.I.Y Group yang menempati posisi 10 dengan kekayaan 2,7 miliar dolar AS. Mr. D.I.Y group adalah retail perlengkapan rumah ternama di Malaysia dan beberapa negara di Asia Tenggara. [DAY]