Dark/Light Mode

Cuma Untuk Warga Lokal

Saudi Pastikan, Ibadah Haji Tahun Ini Hanya Diikuti 60 Ribu Jamaah

Sabtu, 12 Juni 2021 19:53 WIB
Ilustrasi ibadah haji di masa pandemi Covid (Foto: SPA)
Ilustrasi ibadah haji di masa pandemi Covid (Foto: SPA)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan, pelaksanaan ibadah haji tahun ini hanya dapat diikuti oleh warga lokal dan WNA yang telah bermukim di negara tersebut. Jumlahnya pun dibatasi hanya 60.000 jemaah.

Kebijakan yang disampaikan via Saudi Press Agency pada Sabtu (12/6) ini diambil, mengingat situasi pandemi masih belum menunjukkan tanda-tanda reda, dan maraknya berbagai mutasi varian Covid.

Berita Terkait : Indonesia Bukan Satu-satunya Negara Yang Batal Pergi Haji Tahun Ini

Mereka yang diperkenankan beribadah haji harus berusia 18-65 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit kronis, dan telah divaksin Covid sesuai arahan Kerajaan untuk kategori imunisasi.

Aturan ini diterbitkan, karena pemerintah Arab Saudi fokus pada masalah kesehatan, keselamatan, keamanan jemaah serta keselamatan negara. Informasi lebih lanjut terkait hal tersebut, akan disampaikan via konferensi pers hari ini.

Berita Terkait : Hanya Sabar, Yang Bisa Rakyat Lakukan

Sesuai Syariah Islam yang bertujuan melestarikan jiwa manusia, pemerintah Arab Saudi menyediakan semua fasilitas yang diperlukan, bagi para jemaah haji dan umrah. Memudahkan pelaksaanan rukun Islam kelima tersebut.

Pihak Kerajaan sangat berterima kasih, karena telah mendapatkan kehormatan melayani lebih dari 150 juta jemaah, dalam 10 tahun terakhir. [HES]