Dewan Pers

Dark/Light Mode

Israel Pengen Rangkul Indonesia Cs, Dubes Sagi Karna: Tak Sulit Menemukan Kami

Kamis, 17 Juni 2021 23:36 WIB
Duta Besar Israel untuk Singapura Sagi Karni (Foto SCMP)
Duta Besar Israel untuk Singapura Sagi Karni (Foto SCMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Israel ingin membangun hubungan negara-negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara. Yakni, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. 

Tiga negara itu mengutuk serangan udara Israel di Gaza pada Mei lalu. Tiga negara mayoritas Muslim di Asia Tenggara, yakni tajam serangan Israel selama 11 hari permusuhan. Petugas medis mengatakan lebih dari 250 warga Palestina tewas dan 13 orang tewas di Israel akibat roket yang ditembakkan Hamas dan kelompok lainnya.

Menurut Duta Besar Israel untuk Singapura Sagi Karni, kritik dari para pemimpin tiga negara itu tidak jujur dan mengabaikan sifat sebenarnya dari konflik. Menurutnya, konflik itu berlangsung antara Israel dan Hamas, bukan dengan rakyat Palestina.

Berita Terkait : Alas Kaki Dan Jamu Asal Indonesia Diminati Masyarakat Nigeria

"Hamas adalah organisasi anti Semit. Saya tidak yakin banyak orang yang berpartisipasi dalam debat media sosial benar-benar memahami sifat radikal dan fasis Hamas," katanya kepada Reuters dalam sebuah wawancara video, Kamis (17/6/2021). Hamas sebelumnya telah menolak tudingan anti Semit.

Karni mengatakan, Israel mengakui ada korban sipil selama 11 hari permusuhan, tetapi satu-satunya cara bertukar pandangan yang terjadi di Timur Tengah adalah dengan menjalin hubungan dengan Israel.

"Kami bersedia berbicara, kami bersedia untuk bertemu, dan pintu terbuka sejauh yang kami ketahui. Saya tidak berpikir begitu sulit untuk menemukan kami," ujar dia.

Berita Terkait : Gus AMI Sebut NU Penopang Indonesia Saat Pandemi

Israel memiliki kedutaan besar di Vietnam, Thailand, Filipina, dan Myanmar, di antara negara-negara lain di Asia.

Indonesia, Malaysia, dan Brunei telah mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk turun tangan dan menghentikan "kekejaman yang dilakukan terhadap rakyat Palestina".

Ketiganya tidak memiliki hubungan formal dengan Israel dan telah berulang kali menyerukan penghentian pendudukan Israel atas wilayah Palestina --dengan mengacu pada solusi dua negara berdasarkan perbatasan sebelum perang Timur Tengah 1967.

Berita Terkait : 34 Pemain Timnas Indonesia U-16 Ikuti Seleksi Tahap Kedua

Tahun lalu, empat negara Arab yaitu Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko sepakat untuk menormalisasi hubungan dengan Israel di bawah kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat.[MEL]