Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Korut Krisis Pangan
Astaga, Harga Satu Pisang Rp 100 Ribu
Sabtu, 19 Juni 2021 08:32 WIB
Sebelumnya
Perdagangan dengan China turun drastis hingga 90 persen sejak Maret lalu. Terpaan bencana dan pandemi Covid-19 memaksa Korut menutup akses perbatasan di negaranya. Negeri komunis itu pernah mengalami kekurangan pangan pada 1990-an. Akibat masalah itu, ratusan ribu warga Korut yang kelaparan, meninggal dunia.
Baca juga : Kementan Beri Bantuan Alat Pertanian Kepada Mahasiswa UGM
Bantu Pyongyang
Baca juga : Korupsi Pengadaan Tanah, KPK Perpanjang Penahanan Eks Dirut Sarana Jaya
Awal bulan ini, Dewan Keamanan PBB disarankan mempertimbangkan mencabut sanksi terhadap Korut karena negara itu berpotensi mengalami bencana kelaparan.
Baca juga : Andika Harum Di Senayan
Institut Pengembangan Korea, lembaga think tank di Seoul, mengatakan, Korut diperkirakan kekurangan 1,35 juta ton makanan tahun ini. Padahal setiap tahunnya, Korut membutuhkan sekiar 5,75 juta ton makanan. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya