Dark/Light Mode

Corona India Naik Lagi

Amit-amit Deh Kalau Kita Sampai Kaya Gini

Minggu, 29 Agustus 2021 07:35 WIB
Ilustrasi kasus Corona di India melonjak. (Foto: middleeast.in)
Ilustrasi kasus Corona di India melonjak. (Foto: middleeast.in)

RM.id  Rakyat Merdeka - Merdeka dari Corona di India ternyata cuma sebentar. Saat ini, negeri Bollywood itu, kembali dihajar oleh Corona. Kasus aktif yang sebelumnya sudah berada di level 20-30 ribuan, meledak jadi 46 ribu kasus per hari. Semoga yang terjadi di India, nggak terjadi di sini. Amit-amit deh.

India sempat mengalami puncak Corona pada pertengahan Mei lalu. Saat itu, terjadi tsunami Corona. Kasus harian mencapai 400 ribu per hari. Namun hanya dalam waktu sebulan, kasus Corona di negeri Bollywood itu turun signifikan hingga 8 kali lipat.

Berita Terkait : Dari Peringkat 12, Jakarta Nyodok Ke 4 Besar

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO, kesuksesan pengendalian Corona di India karena tingginya testing dan pelacakan kasus. Jumlah tes yang dilakukan dalam sehari rata-rata 800 ribu. Bahkan saat di puncak kasus, jumlah testing hingga 2 juta.

Tak hanya itu, India juga menempati urutan teratas dalam hal vaksinasi. Hingga sekarang, tercatat sudah 640 jutaan warga India yang disuntik vaksin. Capaian tertinggi itu, karena India mampu menyuntik vaksin sebanyak 20 juta dalam sehari. Pujian pun datang dari dunia internasional.

Berita Terkait : Pelonggaran Aman, Kalau Kasus Turun Hingga Seperempat Dari Angka Tertinggi

Namun, update terbaru, India kembali dibikin kewalahan oleh ledakan kasus Corona. Data terbaru pemerintah India, melaporkan ada lonjakan sebanyak 46.759 kasus dalam 24 jam terakhir. Sehari sebelumnya, kasus juga baru menembus 46.164 kasus. Menurut data di situs web Universitas Johns Hopkins ini adalah jumlah tertinggi sejak 7 Juli lalu. Jumlah ini juga melonjak jika dibanding pada Selasa (24/8) sebesar 25.467 kasus.

Menurut Reuters, lonjakan kasus ini dikarenakan ada perayaan festival panen di wilayah Kerala beberapa waktu terakhir. Festival yang digelar besar-besaran tampaknya menjadi sumber penyebaran Corona. Soalnya, dari data nasional diketahui, sekitar 70 persen kasus terdeteksi di wilayah Kerala.
 Selanjutnya