Dewan Pers

Dark/Light Mode

Buka Forum Pelatihan Pariwisata

Pertama Kali, Menteri Ethiopia Sampaikan Paparan Di KBRI Addis Ababa

Jumat, 24 September 2021 21:53 WIB
Dubes RI untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika Al Busyra Basnur saat membuka Forum Pelatihan Pariwisata di KBRI Addis Ababa, Jumat (24/9). (Foto: KBRI Addis Ababa)
Dubes RI untuk Ethiopia, Djibouti, dan Uni Afrika Al Busyra Basnur saat membuka Forum Pelatihan Pariwisata di KBRI Addis Ababa, Jumat (24/9). (Foto: KBRI Addis Ababa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Abraham Belay, Menteri Inovasi dan Teknologi Ethiopia tercatat sebagai Menteri Ethiopia pertama yang datang ke Kedutaan Besar RI Addis Ababa, dan menyampaikan paparan tentang pentingnya kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Ethiopia.

“Pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian di banyak negara, termasuk Ethiopia. Namun, pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi pertumbuhan ekonomi dunia, khususnya dari sektor pariwisata, termasuk Ethiopia,” kata Abraham, saat membuka Forum Pelatihan Pariwisata yang diselenggarakan di KBRI Addis Ababa, Jumat (24/9).

 

Menteri Inovasi dan Teknologi Ethiopia Abraham Belay saat membuka Forum Pelatihan Pariwisata di KBRI Addis Ababa, Jumat (24/9). (Foto: KBRI Addis Ababa)

Berita Terkait : Mandiri Salurkan Bantuan 5 Miliar

 

Menurutnya, pariwisata Indonesia berkembang dengan baik dan cepat. Sehingga, perlu berbagi pengalaman dengan Ethiopia, yang saat ini juga menempatkan pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Acara yang bertemakan Tourism and Economic Development: Sharing Indonesia’s Experience, Tourism Hackaton 2021 itu diselenggarakan oleh KBRI Addis Ababa bekerja sama dengan Oromia Tourism Commission, negara bagian terbesar di Ethiopia.

Berita Terkait : Kapolri Yakin Hasilkan SDM Berkualitas

Hadir sekitar 150 peserta secara on-line dan off-line, berasal dari berbagai tempat di Ethiopia.

“Ethiopia menilai Indonesia sukses membangun pariwisata, sehingga merasa perlu mendengar pengalaman Indonesia. Namun, pandemi Covid-19 menjadi tantangan pembangunan pariwisata hampir di seluruh negara di dunia, termasuk Ethiopia dan Indonesia. Ethiopia juga ingin tahu pengalaman Indonesia mengatasi masalah ini,” kata Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika.

“Sebelum pandemi, jumlah wisatawan Ethiopia yang berkunjung ke Indonesia terus meningkat. Meskipun jumlahnya tidak sebesar dari negara-negara kawasan Asia Tenggara,” tambahnya.

Berita Terkait : Pelatihan Pengujian Kalibrasi Alkes Pertama Di Indonesia Digelar Di Jakarta

Selain Dubes Al Busyra Basnur, hadir sebagai pembicara adalah Duta Besar Ethiopia di Indonesia Admasu Tsegaye, Commissioner Pariwisata Oromia Lelise Duga Jebessa, Direktur Pemasaran Pariwisasta Regional EMEAA, Agustini Rahayu, Ketua Badan Pariwisata Bali Ida Bagus Partha Adnyana, Founder dan CEO Traxis Travel Kevin Alwino, dan Wakil Komisi Pariwisata Oromia Abiyu Tesema. [HES]