Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
"Kami mendorong KLHK untuk terus memberi ruang bagi kaum muda untuk berpartisipasi aktif dalam perumusan kebijakan pemulihan dan pelestarian lingkungan hidup Indonesia,” ujar Chalid Muhammad, Ketua Institut Hijau Indonesia..
Lebih lanjut, menurut Chalid dalam tahapan berikutnya pada program ini, diharapkan KLHK melibatkan kaum muda di dalam proses-proses pembuatan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kaum muda.
“Saat ini adalah start yang baik yang patut di apresiasi dan berharap di masa yang akan datang proses lahirnya kebijakan dan implementasi kebijakan membuka ruang bagi kaum muda, sehingga KLHK dapat menjadi kementerian yang inklusif dan mengajak semua stakeholder terlibat,” ujar Chalid.
Baca juga : Anies Ajak Seluruh Warga Menjaga Lingkungan Jadi Suatu Budaya
Rangkaian kegiatan dalam program ini terdiri dari dialog kaum muda dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan beserta jajaran, aksi kaum muda menanam bibit pohon, festival berwarna dan berirama, bersih pantai, sungai dan gunung di beberapa daerah, literasi hijau, perempuan dan alam, kaum muda dan konservasi, green games, pemberian penghargaan Adiwiyata dan Gender, serta wisuda Green Leadership Indonesia angkatan pertama dan Gender Champion 2021.
Program green leadership Indonesia telah dimulai sejak Mei 2021 dan program ini dilaksanakan selama 6 bulan. Pada periode pertama program ini telah diikuti 245 peserta dari berbagai profesi di seluruh Indonesia.
Rozy Brilian Sodik, Program Officer Green Leadership Indonesia, menyampaikan penting bagi anak muda untuk mengambil peran atau mengambil inisiatif berpartisipasi secara aktif dalam program ‘Kaum Muda Bergerak Pulihkan Lingkungan Hidup’
Baca juga : Mentan Ajak Petani Jawa Tengah Gerakkan Ekonomi Dengan Food Estate
. “Green Leadership Indonesia merupakan program pendidikan kepemimpinan terhadap anak muda di Indonesia yang fokus menciptakan perspektif keadilan sosial dan ekologi, sehingga dapat melahirkan calon pemimpin yang berasal dari beragam latar belakang agar semua segmen dalam masyarakat memiliki calon pemimpin yang punya perspektif green dan keberpihakan nyata bagi penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup,” ujar Rozy.
Salah satu peserta Green Leadership periode pertama sekaligus seorang seniman, Ratu Rina Bachtiar, mengungkapkan bahwa dengan program Green Leadership yang diikutinya, dirinya mendapatkan berbagai ilmu tentang bagaimana mempertahankan lingkungan dan dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan kesenian yang dilakukannya dengan berperspektif lingkungan.
“Semoga program ini bisa terus berjalan, agar anak muda dapat terus berkreasi dan kreativitasnya terus berjalan untuk kualitas lingkungan hidup yang lebih baik,” pungkas Ratu.[SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya