Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dukung Ekonomi Hijau, Teknologi Kehutanan 4.0 Bisa Diterapkan Di IKN Nusantara

Kamis, 24 Maret 2022 18:49 WIB
Seminar Nasional Transformasi Digital Mendukung Inovasi Kehutanan 4.0 untuk Ekonomi Hijau dan Penyelamatan Bumi, di Jakarta, Kamis (24/3). (Foto: Istimewa)
Seminar Nasional Transformasi Digital Mendukung Inovasi Kehutanan 4.0 untuk Ekonomi Hijau dan Penyelamatan Bumi, di Jakarta, Kamis (24/3). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Arifin Rudiyanto berharap, teknologi 4.0 untuk kehutanan dapat diterapkan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Insya Allah teknologi 4.0 untuk kehutanan ini akan sangat baik apabila dapat diterapkan dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara sebagai forest city (kota hutan)," ujar Arifin dalam Seminar Nasional Transformasi Digital Mendukung Inovasi Kehutanan 4.0 untuk Ekonomi Hijau dan Penyelamatan Bumi di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Kamis, (24/3).

Berita Terkait : Kemenkominfo Matangkan Penerapan Aksara Nusantara Digital

Arifin menambahkan, dalam pencapaian target tersebut, perlu upaya kolektif dan dukungan dari multi pihak untuk bersama-sama melestarikan hutan dan meningkatkan peranan hutan dalam pembangunan berkelanjutan.

Lebih lanjut Arifin mengatakan kehutanan 4.0 bertujuan mengoptimalkan pengelolaan hutan secara berkelanjutan melalui penerapan teknologi kehutanan.

Berita Terkait : Dukung Event MotoGP Series, IndiHome Ajak Pelanggan Nonton Gratis Di Mandalika

Teknologi 4.0 dimanfaatkan sebagai akselerator dalam mengelola hutan sehingga mampu mewujudkan perencanaan dan pengambilan data berbasis digital, manajemen dan pemantauan yang lebih presisi sehingga dapat meningkatkan efektivitas kegiatan pengelolaan hutan, khususnya untuk kegiatan produksi.

Arifin menuturkan pelibatan pemerintah, nonpemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan mitra pembangunan menjadi krusial untuk mendukung pengelolaan kehutanan 4.0 secara holistik dan terintegrasi.
 Selanjutnya